Buruh Luar Medan Kenapa Demo Balai Kota


Buruh Luar Medan Kenapa Demo Balai KotaKetua Persaudaraan Pekerja Muslim (PPMI) Kota Medan, Indra Syafii mengatakan aksi demo sebahagian buruh merupakan hal yang lumrah untuk menyampaikan tuntutan. Namun dia menekankan, tuntutan tersebut disampaikan kepada instansi yang tepat.

“Kawan-kawan buruh harus menyampaikan tuntutan kepada instansi yang tepat. Jangan buruh dari luar Kota Medan mendemo Kantor Walikota Medan. Silahkan sampaikan orasi ke Pemda masing-masing atau kantor Gubernur,” ujar Indra kepada Harian Orbit, Kamis (6/12).
Pasalnya, dia mendengar adanya elemen buruh dari Deliserdang yang menggelar demonstrasi di depan Kantor Walikota Medan. Selain salah alamat, menurutnya kondisi itu bisa memicu penilaian negatif terhadap Pemko dan Dewan Pengupahan Kota Medan.
“Salah alamat ini kan tidak baik. Masyarakat bisa saja memandang buruk terhadap Pemko Medan akrena adanya demo tersebut,” ujar Indra.
Di sisi lain, anggota Dewan Pengupahan Kota Medan yang juga Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Medan menegaskan tidak akan tunduk dengan aksi demonstrasi.
Menurut Syamsul Bahri, aksi demo buruh merupakan hak para buruh. Namun bukan berarti dengan adanya aksi demo sebahagian buruh tersebut. Dewan Pengupahan Kota Medan tunduk atas tekanan dan tuntutan para pendemo.
“Itu hak kawan-kawan buruh, silakan saja. Tapi kami tetap pada keputusan,” tegas Syamsul Bahri.
Menurutnya, keputusan kenaikan UMK Medan sebesar Rp1.460.000 untuk 2013 merupakan hasil kesepakatan bersama anggota Dewan Pengupahan Kota Medan yang terdiri dari Dinas Tenaga Kerja, Apindo, dan buruh.
Kenaikan UMK ini juga dihitung berdasarkan pertumbuhan ekonomi Kota Medan serta tingkat inflasi yang ada saat ini. “Kenaikan UMK Rp1.460.00 juga telah sesuai Permenakertrans,” ujar Syamsul Bahri. Om-36

Sumber