Cara Mendengar Suara Hati


Cara Mendengar Suara Hati

Suara hati banyak dikatakan oleh teman-teman spiritual sebagai solusi untuk memecahkan masalah dalam kehidupan. Kita sering mendengar perintah dari para pemuka agama “Ikuti suara hatimu”, benar kan? Tapi pernahkah anda menanyakan kembali kepada mereka apa itu sebenarnya suara hati, dan suaranya seperti apa? Kadang saya juga heran kepada mereka, mengapa hanya bisa memerintah tapi tidak menjelaskan. Atau mereka sebenarnya tidak tahu apa itu suara hati dan hanya menerka bagaimana suaranya?
Suara hati, banyak diajarkan dan dibicarakan oleh para motivator dan mereka yang dianggap bisa memberi nasihat. Selalu dikatakan “Dengarkan suara hatimu”, “Ikuti suara hatimu” dan banyak lagi istilah tentang suara hati. Saya yakin anda juga bingung kan dengan apa suara hati? Dan banyak orang beranggapan bahwa suara hati yang benar adalah yang positif dan terlihat baik. Belum tentu!!


Sebagai contoh perhatikan ilustrasi berikut, Ada seorang anak sebut saja namanya Adi ingin melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi tapi dia bingung ingin melanjutkan ke jurusan apa dan perguruan tinggi yang mana. Ayahnya menyarankan untuk melanjutkan ke jurusan hukum, sedangkan ibunya menyarankan untuk melanjutkan ke jurusan keperawatan. Perhatikan, kedua jurusan yang  disarankan sangat bertentangan sehingga menambah kebingungan di diri Adi. Coba jika anda menjadi Adi, dan bertanya kepada dirinya apa yang muncul di pikiran? Pasti banyak pilihan, belum lagi saran dari teman-temannya, pasti menambah kebingungan.


Dari mana kebingungan itu terjadi? Dari suara yang muncul di pikiran alias suara hati kan?Lho..kok malah membuat kebingungan, ya pasti semakin banyak suara hati maka semakin bingung kan?Lalu mana suara hati yang harus diikuti kalau begitu?Jika diperintah, “Ikuti suara hati” lantas suara hati yang mana? Pasti si Adi akan mengikuti suara yang menurut dirinya “menguntungkan”, lantas kalau begitu salah dong yang dikatakan para spiritualis itu.

Sekarang cobalah melakukan percobaan berikut ke diri anda seperti ini:


1. Silahkan buat rileks dari badan anda…
2. Pejamkan mata anda sambil menarik nafas dan lepaskan…
3. Cobalah bertanya kepada diri anda, “Siapa nama saya”, “Dimana rumah saya”, “Kapan saya lahir”, “Siapa nama ibu saya”
4. Anda pasti mendengar jawaban dari hati, sesuai dengan pertanyaan tersebut kan?
5. Itulah suara hati anda, mudah kan untuk menemukannya..


 

Sebenarnya hati kita terletak di pikiran bawah sadar, artinya saat anda mendengat jawaban maka itulah jawaban dari pikiran bawah sadar anda. Mudah kan? Ya memang sangat sederhana, hanya banyak para praktisi spiritual bahkan praktisi hipnosis sendiri yang membuatnya susah. Nah..suara hati itulah yang dapat anda kontrol, dapat anda lakukan komunikasi kepada suara itu untuk menemukan solusi terbaik dari masalah hidup.


Lalu pertanyaannya, bagaimana jika suara-suara itu saling bertentangan? Itulah tugas kita sebagai penguasa pikiran untuk membuatnya akur dan saling bersahabat, karena pikiran bawah sadar merupakan bagian dari diri kita. Saran saya, mulailah untuk sering berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar, memintai pendapatnya, melakukan komunikasi bahkan mungkin bisa saling berdebat. Nah..disitulah kita bisa menemukan sahabat virtual, sebagai sosok yang menjadi pendamping kita disetiap langkah. Wah..jadi berkaitan kan dengan sahabat virtual, mengendalikan pikiran bawah sadar dengan optimal maka anda akan menemukan berbagai keajaiban dan pemahaman yang membuat diri menjadi melesat jauh lebih tinggi dan lebih sukses.


Menarik kan mempelajari pikiran bawah sadar? Karena potensi kita hampir 90% tersimpan disana, jika kita bisa mengenali, mengontrol dan memaksimalkan maka bersiaplah-siaplah benar-benar menjadi manusia sesungguhnya.