Meter Kombinasi dengan Tayangan 3D


Meter Kombinasi dengan Tayangan 3D
Penampilan visual tiga dimensi (3D) yang selama cuma ada di layar LCD dan Thin Film Transistor (TFT) komputer dan televisi, sebentar lagi juga dimanfaaatkan di mobil. Penayangan informasi 3D digunakan pada meter kombinasi atau panel instrumen (instrumen cluster). Hal tersebut membuat suasana di depan pengemudi semakin “hidup”. Pasalnya, informasi dan gambar yang ditayangkan tampil dengan penglihatan realistik.

Salah satu perusahaan yang telah memperkenalkan panel instrumen dengan tayangan 3D adalah Johnson Controls dari Amerika Serikat. Perusahaan ini dikenal sebagai pemasok komponen interior mobil antara lain jok, langit-langit, panel pintu dan instrumen serta elektronik lainnya. Meter kombinasi dengan tayangan 3D tersebut sudah diperkenalkan pada Consumer Electronic Show (CES) awal bulan ini di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat.

MIC
Meter kombinasi dengan Tayangan 3D itu disebut konsep Multilayer Instrumen Cluster (MIC) yang bisa menayangkan berbagai informasi, mulai tentang kondisi mobil dan sekitarnya. Karena menghasilkan gambar yang realistik, dinilai bisa meningkatkan keamanan dan efisiensi kerja pengemudi. Pada tahap pertama, meter kombinasi 3D ini hanya ditargetkan digunakan pada mobil mewah dan sedang.
“Gerakan dinamis dan interaksi dari berbagai informasi, membuat sistem ini menjadi asisten pengemudi 3D masa mendatang,” kata Jeff  DeBest, Vice President & General Manager Global Electronics,Johnson Controls Automotive Experience. “Konsep MIC kami ini akan memperkuat tren meter kombinasi berpenampilan 3D,” tambahnya.
Untuk menuju ke tren industri masa depan dan kecenderungan konsumen, MIC nantinya akan menggunakan teknologi transistor film tipis (thin-film transistor TFT) beresolusi tinggi. Dengan ini pula, gambar yang ditayangkan   
lebih terang, kontras dan mudah dibaca oleh pengemudi.

Visual multidimensi ini semakin menarik dengan tampilan ruang yang realistik untuk menayangkan informasi penting, antara lain kecepatan, navigasi dan asisten pengemudi.


Prioritas

Tak kalah menarik, tayangan bisa diprioritaskan sesuai dengan kondisi mengemudi. Misalnya, data atau informasi penting ditampilkan dengan ukuran agak besar dan menjadi latar depan. Sedangkan yang kurang penting, ukurannya dikecilkan dan hanya menjadi latar belakang.
Di samping untuk meningkatkan penampilan visual, teknologi ini juga bisa menayangkan berbagai informasi lain, misalnya infotaiment. Dengan ini pengemudi tidak perlu lagi  menoleh ke bagian lain di dasbor.

Juga bisa digunakan untuk menayangkan kondisi kerja sistem penghindar tabrakan dan asisten pengemudi dengan grafis realistis. Contohnya, jarak yang semakin dekat antara mobil yang dikemudikan dengan kendaraan di depannya.