Radang - Infeksi kandung kemih


Radang - Infeksi kandung kemih
Apa itu radang/infeksi kandung kemih ?

Radang atau infeksi kandung kemih dengan istilah kerennya sistitis adalah peradangan di saluran kandung kemih yang mengakibatkan nyeri disaluran kandung kemih.

Penyebab nya adalah ?
Bakteri utama penyebab ISK adalah bakteri Escherichia coli (E. coli) yang banyak terdapat pada tinja manusia dan biasa hidup di kolon. Wanita lebih rentan terkena ISK karena uretra wanita lebih pendek daripada uretra pria sehingga bakteri ini lebih mudah menjangkaunya. Infeksi juga dapat dipicu oleh batu di saluran kencing yang menahan koloni kuman. Sebaliknya, ISK kronis juga dapat menimbulkan batu.


Gejalanya adalah ?
  • Selalu ingin buang air seni (sering) dan terasa sakit dengan kram kandung kemih.
  • Terasa gatal atau panas sewaktu buang air seni.
  • Radang kandung kemih juga menyebabkan adanya darah didalam urin, serta dapat menyebabkan demam.
  • Sebagian penderita merasa sakit pinggang.
  • Perasaan tidak nyaman, mual, dan muntah.
  • Kesakitan pada permukaan kandung kemih, dan kedinginan.
  • Pada pria dijumpai cairan yang keluar dari uretra.
Pengobatannya adalah ?
Berikut ini ramuan tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk infeksi saluran kemih, adalah :

Resep 1
15 gram sambiloto, 30 gram daun kumis kucing, dan 30 gram daun sendok direbus dengan 700 cc air hingga tersisa 400 cc. Kemudian airnya diminum 2 kali sehari.

Resep 2.
30 gram kulit semangka kering + 60 gram rambut janggung + 60 gram akar alang-alang direbus dengan 800 cc hingga tersisa 400 cc. Kemudian air, rebusannya diminum untuk 2 kali sehari.

Resep 3.
30 gram tumbuhan leunca + 30 gram rumput mutiara + 30 gram meniran direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Kemudian airnya diminum 2 kali sehari.

Resep 4.
30 gram pegagan + 15 gram sambiloto + 60 gram krokot segar, dicuci dan direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.
Catatan :
  • Pilih salah satu resep tersebut dan lakukan secara teratur 2 kali sehari.
  • Untuk wadah perebusan gunakan periuk tanah, panci kaca atau panci email.
  • Jika telah sampai 1 kiur (10-12 hari), pengobatan dihentikan selama 3 hari, setelah itu, pengobatan dapat dilakukan kembali.
  • Tetap konsultasi ke dokter
Pencegahannya adalah ?
Usahakan untuk buang air seni pada waktu bangun di pagi hari. Buang air seni dapat membantu mengeluarkan bakteri dari kandung kemih yang akan keluar bersama urin. Jarang buang air seni menyebabkan beberapa bakteri mendapat peluang untuk berkembang biak dengan cepat dalam kandung kemih dalam waktu singkat. Minum air 6 sampai 8 gelas setiap hari dapat melancarkan buang air seni sehingga dapat mencegah timbulnya penyakit infeksi saluran kemih. Minuman ringan yang biasanya mengandung garam kurang baik dikonsumsi sebab dapat memperlambat buang air kecil.


Buah-buahan, sari buah, juice sangat baik untuk dikonsumsi sebab dapat melancarkan peredaran darah. Apabila bagian perut terasa sakit atau terasa terbakar, letakkan air hangat pada bagian perut yang sakit. Beberapa petunjuk pencegahan untuk mengobati infeksi saluran kemih dan mencegah terulang kembali antara lain :
  • Perhatikan kebersihan secara baik, misalnya setiap buang air seni, bersihkanlah dari depan ke belakang. Hal ini akan mengurangi kemungkinan bakteri masuk ke saluran urin dari rektum.
  • Ganti selalu pakaian dalam setiap hari, karena bila tidak diganti, bakteri akan berkembang biak secara cepat dalam pakaian dalam.
  • Pakailah bahan katun sebagai bahan pakaian dalam, bahan katun dapat memperlancar sirkulasi udara.
  • Hindari pakaian ketat yang dapat mengurangi ventilasi udara, dan dapat mendorong perkembangbiakan bakteri.
  • Buang air seni sesering mungkin (setiap 3 jam) untuk mengosongkan kandung kemih.
  • Jangan menunda buang air kecil, sebab menahan buang air seni merupakan sebab terbesar dari infeksi saluran urin.
  • Buang air seni sesudah hubungan kelamin, hal ini membantu menghindari saluran urin dari bakteri.
  • Hindari kafein, minuman mengandung karbonat dan alkohol sebab semua bahan ini akan mengiritasi kandung kemih.
  • Usahakan jangan pernah malu untuk berkonsultasi kepada dokter agar dapat dicegah penyebaran bakterinya.
Sumber :
Koalisiperempuan
cbn
medicastore
ilustrasi gambar
majalahkesehatan