Warga Berharap Tahun Ular Membawa Damai


Warga Berharap Tahun Ular Membawa Damai
Warga Berharap Tahun Ular Membawa Damai |  Warga Tionghoa memadati sejumlah wihara di Kota Bandarlampung saat perayaan tahun baru Imlek 2013, sementara sebagian besar pertokoaan di kota itu tutup.

Berdasarkan pantauan di Wihara Thay Hin Bio, Bandarlampung, Minggu, warga silih berganti mengunjungi wihara untuk memanjatkan doa serta mengucapkan rasa syukur atas apa yang mereka terima.

Suasana khidmat pun sangat terasa ketika berada di dalam wihara. Warga yang ingin berdoa membakar hio dan kertas doa untuk keluarga mereka yang telah meninggal dunia.

Lilin besar mereka hidupkan dengan maksud agar di tahun ular air dapat lebih banyak berkah dengan prekonomian yang jauh lebih baik. "Semoga di tahun ular air ini membawa kedamaian, dan dalam bidang usaha perekonomian berkembang lebih baik lagi," kata Humas Wihara Thay Hin Bio, Johan Suhandi Wahesa, Minggu (10/2/2013).

Dia mengatakan, yang bergerak dalam bidang prekonomian dapat dilancarkan usahanya. Warga Tionghoa pun memenuhi wihara lainnya yakni Wihara Amruwahbhumi Graha dan Wihara Banten. Wihara Amruwahbhumi Graha dipenuhi warga yang ingin memanjatkan doa pada tahun ular air ini. "Berdoa meminta keselamatan, kesehatan di tahun ini dan diperlancar dalam usaha," kata Leo (37).

Dia mengharapkan segala rintangan dapat terlewati di tahun ini dengan mudah. Suasana berbeda tampat di Wihara Banten. Petasan besar banyak dijumpai di setiap sudut teras depan. "Dihiasi dengan petasan karena semalam telah dihidupkan dengan begitu menyambut tahun baru Imlek 2013 lebih semangat," kata Ari (42), warga setempat.

Dia mengharapkan di tahun ini Kota Bandarlampung dapat lebih aman, dan terhindar dari bencana alam seperti banjir beberapa waktu lalu. 

Sumber :Kompas ANTARA
Editor :
Benny N Joewono