Pabrik Vulkanisir Ban Terbakar, Tiga Orang Luka


Kebakaran terjadi di sebuah pabrik vulkanisir ban 'Perkasa' di Jalan Puspowarno Selatan Nomor 23, Kecamatan Semarang Barat, Jumat (5/4/2013). Akibatnya, tiga karyawan mengalami luka dan satu di antaranya dalam kondisi kritis.

Ketiga karyawan tersebut yakni Wiwin yang mengalami luka paling parah. Sedangkan dua lainnya yakni Fajar dan Opi. Korban dirawat di RSUP Dr Kariadi Semarang.

Heri (29) yang juga karyawan di pabrik itu mengatakan ia mendengar ledakan dari dalam pabrik bagian belakang sebelum kemudian muncul api. Saat itu, kondisi pabrik sedang ramai oleh para pekerja yang kemudian panik.

Heri pun mengaku turut panik karena rekannya yang berada di belakang berhamburan keluar. Para karyawan berteriak kebakaran kemudian muncul api dan langsung membesar.
"Panik sekali karena asapnya makin tebal dan menutup ruangan pabrik, jadinya pengap dan tiga rekan saya terluka," ujar warga Semarang Selatan ini.

Pabrik seluas 686 meter persegi itu merupakan bangunan dua lantai yang memang tertutup. Para karyawan dibantu warga sekitar berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Sedang para korban luka bakar langsung dibawa ke rumah sakit.

Tidak berselang lama, petugas pemadam kebakaran dari Dinas Kebakaran Kota Semarang datang untuk memadamkan api. Sedang petugas dari Kepolisian Sektor Semarang Barat dan Polrestabes Semarang juga langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan. Lima unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

Kepala Seksi Operasi Dinas Kebakaran Kota Semarang, Supriyanto mengatakan, yang menyebabkan timbulnya ledakan yakni zat solven yang terbakar. Terdapat dua drum solven di dalam pabrik. Satu di antaranya meledak dan terbakar, sedang satu drum lain sudah memuai karena panas.  
Ia mengatakan, api berasal dari bagian belakang. Sedangkan ruangan di lantai dua yang digunakan untuk perkantoran tidak ikut terbakar.

"Pemadaman sendiri berjalan lancar," tuturnya.
Sementara itu, Kapolsek Semarang Barat, Kompol Yani Permana mengatakan, masih mengumpulkan sejumlah keterangan untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran.

"Ada tiga orang yang terluka pada peristiwa ini, dua di antaranya mengalami luka bakar sekitar 60 persen, sedang satu korban mengalami luka bakar sekitar 90 persen dan kondisinya kritis," ujarnya.
Editor :
Farid Assifa - http://regional.kompas.com