Skenario Pengangkatan Bangkai Pesawat Lion Air Dipotong

Skenario Pengangkatan Bangkai Pesawat Lion Air Dipotong |  Ketua tim evakuasi pesawat yang juga Danlanal Denpasar Letkol Laut Edi Eko Susanto kepada wartawan di base of Bandaran Ngurah Rai, Denpasar mengatakan pengangkatan akan dilakukan ketika air laut pasang. Jika hal itu sulit terjadi, maka tim evakuasi akan mempergunakan balon udara untuk mengangkat badan pesawat. Dengan posisi badan pesawat naik lebih tinggi dari dasar pantai memudahkan proses pemotongan.

Pengangkatan badan pesawat menurut Edi dengan menggunakan crain, setelah terlebih dahulu dipotong potong menjadi bagian kecil. Edi memperkirakan badan pesawat memiliki bobot 70 ton, diluar kemampuan angkut crain yang hanya 25 ton.

Pihaknya telah mendatangkan tim penyelam marinir yang akan melakukan pemotongan bagian bawah kapal yang teredam air. Untuk bagian sayap pesawat tidak dilakukan pemotongan dikeranakan bobotnya yang cukup ringan.

Sedangkan mesin pesawat yang kini berada di bagian depan pesawat setelah terputus dari sayap, akan diangkat dengan menggunakan balon udara yang mampu mengangkat beban hingga 20 ton. Setelah berhasil diangkat, bangkai pesawat selanjutnya akan dibawa ke salah satu gudang hanggar bandara Ngurah Rai, Denpasar Bali dan selanjutnya menjadi milik asuransi.

Sementara itu, KNKT Amerika Serikat dan pihak Boing telah datang ke Bali untuk melakukan penyelidikan terhadap bangkai pesawat. Dijadwalkan siang ini, ke 2 tim akan langsung lekokasi jatuhnya pesawat dimana bangkai pesawat masih teronggok.

(sumber http://www.indosiar.com