Life is not fairytale

Life is not fairytale, But....


Fairytale. Kebanyakan beralur sama. Bahagia~tertindas~sedih~bahagia. Tapi hidup dalam dunia bukan fiktif 'nggak selalu begitu... Ya kan?

Meskipun pedomannya tetap sama --> "Roda selalu berputar"


Setiap orang sebenarnya adalah pemeran utama dalam hidupnya masing-masing. Tapi dalam artian berbeda, kita memang pemeran utama untuk hidup kita, tapi bisa jadi hanya figuran dalam kehidupan orang lain. Masalahnya adalah, kita 'nggak tahu kapan menjadi pemeran utama kapan hanya figuran...



Jatuh cinta misalnya.

Saya suka~dia suka.
Tapi belum tentu kisahnya semengharu-biru semacam "Cinderella story"



Saya suka~dia tidak.
Ceritanya mungkin akan biasa saja, 'nggak seheboh waktu "Anjali tahu Rahul sukanya sama Tina" *India meeen*







Life is not a fairytale

But,








'nggak jarang "Fairytale" bikin kita jealous. Ya kan?



Saat ditinggal pergi selamanya oleh salah satu orang terbaik dalam hidup kita misalnya. Rasanya pengen tiba2 dia muncul, ngasih tissue waktu air mata kita tiba-tiba netes karena keinget dia.

Face to face bilang,
"Kamu nggak boleh kayak gini terus.." lalu dia pergi lagi ke langit sambil tersenyum melambaikan tangan.

Yaa... Thats fairytale! Fairytale yang bikin jealous.





Trus, (buat cewek) ada senior seganteng Arlan Djoewarsa yang selalu belain pas temen2nya ngerjain kita di Ospek, habis itu tiap ke kampus bawain bunga mawar. 3 bulan kenal dilamar deh. Nah kan, Fairtyale yang bikin jealous.





Hidup memang bukan sesuatu yang mudah diprediksi, bukan seperti alur kebanyakan fairytale..



Semacam :

jatuh cinta ~ pasti berbalas

bercita-cita ~ selalu tergapai

tidak pernah kesepian ~ selalu ada sahabat yang menemani



Semua kemungkinan bisa terjadi...



Life is not fairytale