Lebih Baik menjauh Dari Pada Terlalu Jauh

Lebih Baik menjauh Dari Pada Terlalu Jauh

Ya, akhirnya untuk kesekian kalinya Akang mencoba buat menulis blog. semoga blog yang kali ini umurnya bakal lebih panjang dari blog-blog  yang sebelumnya. siapa tau dari iseng-iseng buat blog ini bisa menambah latihan menulis .

Sesuai dengan judul hari ini "Lebih Baik menjauh Dari Pada Terlalu Jauh" menjadi kata-kata yang terngiang-ngiang di otak Akang pukul 02.20 WIB. Dari kata-kata ini Akang bisa ngambil suatu keputusan yang menurut Akang tepat buat saat ini. buat ngambil keputusan yang satu ini agak-agak sulit sih,ya tapi mau gimana lagi.  

Setiap manusia pasti punya kuasa buat nentuin yang mana yang menurut mereka benar dan yang mana menurut mereka salah. Terkadang manusia dihadapkan oleh pilihan yang seringkali membuat mereka ragu untuk bertindak, dan biasanya suatu ketika keraguan itu akan membuat manusia susah untuk berpikir tentang masa depan mereka setelah keputusan itu diambil.


Biasanya manusia akan lebih mementingkan ego dan nafsu mereka bila dihadapkan pada situasi yang menyenangkan. Namanya juga manusia, mahkluk yang engga pernah puas terhadap sesuatu yang udah mereka raih (mungkin hanya untuk sebagian manusia saja kata syukur ada dalam kamus mereka). Padahal mungkin dibalik hal yang menyenangkan itu kedepannya kita akan dihadapkan oleh suatu yang lebih sulit dan rumit. Berpikir sebelum bertindak mungkin merupakan kata-kata yang bijak untuk kita yang masih belum mengambil keputusan. 

Terus gimana dong buat kita yang udah ngambil suatu keputusan tapi menyesal setelahnya? "LEBIH BAIK MENJAUH DARI PADA TERLALU JAUH" ini bener-bener kata yang pas buat kita yang udah terlanjur terjerumus kepenyesalan itu.

Menurut Akang kalau orang itu menjauh, bukan berarti dia lari dari tanggung jawab. Makin kita terlalu jauh mendalami sesuatu yang kita anggap itu buruk, makin terjebak pula kita pada sesuatu yang tidak kita inginkan. Dengan menjauh itu mungkin lebih banyak hal yang baik lagi yang bisa kita dapatkan kedepannya. 

Keputusan ini yang udah bisa gue ambil malem ini, gue rasa keputusan ini tepat banget, dari pada dari pada. Kan bisa berabe juga entarnya. Keputusan ini bisa diambil buat kalian yang sedang gundah gulana dalam menghadapi keraguan. Kalau menurut kalian menjauh lebih dari pada mendalami kenapa tidak. 

Tapi ingat menjauh disini bukan berarti lari dari tanggung jawab. Selesaikan dulu masalah kita yang sebelumnya dan jangan mau terlibat lagi untuk hal kedepannya jika kalian merasa itu tidak benar. Hidup itu pilihan komandan, jangan mau hidup tergantung dari pandangan orang-orang yang tidak tahu masalah yang sebenarnya.

Inget sob kalau dunia ini ibarat meja judi, jadilah penjudi yang bermain dengan dengan otak dan nurani, bukan dengan egonya.
Semoga Akang juga bisa bertahan terus dikeputusan  yang satu ini, jangan sampai goyah deh buat yang kali ini . Semoga teori Akang ini bisa di praktekan sampai hal yang satu ini bisa bener-bener jauh dan akhirnya ilang juga.
Amin
image google