Lembaga Pemasyarakatan Palopo, Sulawesi Selatan rusuh

Lembaga Pemasyarakatan Palopo, Sulawesi Selatan rusuh. Sejumlah narapidana bertindak beringas menyerang kepala lapas dan petugas keamanan. Bahkan dua sipir dan tujuh orang pengunjung sempat disandera.

"Mereka mengancam, kalau petugas masuk akan dilukai," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Endi Sutendi ketika dihubungi wartawan, hari ini.

Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Endi melanjutkan, Kapolres Palopo AKBP Guntur Tanjung dan petugas keamanan lapas melakukan negosiasi.

"Kapolres juga meminta bantuan pengamanan dari anggota TNI dan Brimob berjumlah 350 personel," pungkas Endi.

Sebelumnya, kericuhan terjadi saat Kalapas Palopo Tri Pamudi dan kepala keamanan lapas melakukan kontrol tahanan karena ruangan sel sedang dilakukan pengecatan. Saat itu sejumlah tahanan dikeluarkan dari dalam sel.

Tiba-tiba seorang napi bernama Rifki alias Herman yang ditahan di sel khusus, menyerang kalapas dan memprovokasi napi lain.

"Dia melompat melakukan pemukulan lalu dia berteriak sehingga napi lain melakukan pengeroyokan terhadap kalapas sehingga tak terkendali. Petugas tak bisa masuk karena 284 napi menutup pintu gerbang," kata Endi.
(dat06/merdeka)