7 Tahap Pertolongan Pertama Jika Digigit Ular

7 Tahap Pertolongan Pertama Jika Digigit Ular
Yang pertama kali harus dilakukan jika digigit ular adalah memastikan jenis ularnya. Jika ada bekas taring maka ular tersebut adalah ular berbisa dan korban harus segera mendapatkan pertolongan pertama. Ciri-ciri lain gigitan ular berbisa adalah munculnya rasa nyeri disertai perubahan warna pada lokasi gigitan dalam beberapa saat usai digigit. 

Dalam 10-15 menit, gejala lain yang menyertai adalah mual-muntah, pusing, gelisah dan kadang-kadang sesak. Tahap pertolongan pertama jika digigit ular: 

1. Jangan panik. 

Tidak semua gigitan ular berbahaya atau mematikan, bahkan meskipun tergigit spesies ular berbisa. 

2. Kurangi gerak. 

Terlalu banyak gerak membuat bisa ular menyebar lebih luas melalui peredaran darah. Usahakan untuk tetap diam, sebisa mungkin gunakan alat transportasi dan jangan berjalan kaki untuk mencapai dokter atau lokasi yang menyediakan pertolongan pertama. 

3. Cuci bekas gigitan. 

Jika terdapat bekas gigitan, gunakan sabun dan air matang untuk membersihkan luka sesegera mungkin. 

4. Cuci mata jika terkena semburan bisa. 

Beberapa spesies ular kobra di Asia dan Afrika mampu menyemburkan bisa mematikan tanpa menggigit korban. Jika semburan ini mengenai mata atau lapisan mukosa tipis lainnya, segera cuci dengan air bersih. 

5. Ikat kuat-kuat daerah di sekitar luka atau bekas gigitan.

 Ikatan yang kuat di sekitar bekas gigitan dapat menghambat penyebaran racun. Namun untuk gigitan ular derik atau ular yang memiliki racun yang sangat kuat, risiko kerusakan jaringan pada lokasi gigitan justru akan meningkat jika diikat. 

6. Segera bawa ke dokter. 

Serum anti bisa ular bisa didapatkan di puskesmas atau tempat praktik dokter. Jika dalam perjalanan korban muntah-muntah, tempatkan dalam posisi duduk atau berbaring untuk memastikan muntahannya tidak menyumbat saluran napas. 

7. Jangan suntik antiracun sendiri. 

Meski injeksi antiracun dibutuhkan segera, sebaiknya hal ini tetap dilakukan oleh dokter atau tenaga kesehatan yang terampil.(ec)