Agar Uang Tak Jadi Sumber Pertengkaran dengan Suami

Anda mungkin pernah mendengar bahwa salah satu penyebab terbesar perceraian adalah karena masalah keuangan. Jika Anda adalah tipe orang yang hemat dan pasangan cenderung boros, maka itu bisa menjadi pemicu cekcok dalam rumah tangga.

Karena itu sebelum menikah sebaiknya ketahui kebiasaan pasangan dalam hal uang. Konsultan keuangan Margie Baldock, penulis buku The Mother Lode Manifesto, mengatakan bahwa jika ingin memiliki kondisi finansial yang sehat, maka pilihlah pasangan yang tepat.

"Pasangan yang keliru bisa membuat hidup pernikahan menjadi stres dan diwarnai pertengkaran. Tak heran jika 80 persen penyebab perceraian adalah karena masalah uang," katanya.

Makanya, modal cinta saja tidak cukup untuk mengingat janji sehidup semati. Di masa pacaran, diskusikan dengan pasangan mengenai kebiasaan satu sama lain dalam hal menangani uang. Anda bisa memulainya dengan 5 pertanyaan berikut:

1. Apa pandangan kamu sekarang ini mengenai uang? Misalnya, apakah menurutmu uang itu sesuatu yang mudah atau sulit didapat, perlu disimpan atau ditumbuhkan?

2. Bagaimana kebiasaan terhadap uang? Apakah kamu menginvestasikan 10-20 persen pendapatan dan menghabiskan sisanya, atau kamu habiskan semua gajimu dan tidak perlu investasi?

3. Inginkah memiliki financial freedom? Ini berarti seluruh pengeluaran kita akan di-cover oleh pemasukan yang tidak terpengaruh apakah kita bekerja atau tidak.

4. Apakah kamu punya rencana keuangan? Kalau ada, apakah itu dan bagaimana jangka waktunya untuk mencapai tujuan itu?

5. Seperti apa gambaran ideal tentang bekerja?

Seharusnya Anda berdua memiliki visi yang sama mengenai keuangan. Tentu keinginan Anda agar anak-anak kelak bisa menempuh pendidikan di luar negeri hanya akan tercapai jika pasangan juga memiliki rencana keuangan yang sama dengan Anda. Sehingga Anda berdua bersemangat melakukan investasi atau mencari strategi lain.

"Tak ada yang lebih menyenangkan daripada hidup bersama seseorang yang bisa bekerja sama dengan kita untuk mencapai visi hidup," kata Baldock.

Saling bahu membahu mencapai tujuan tersebut akan menciptakan ikatan yang lebih kuat. Tak masalah jika di tengah jalan rencana tersebut gagal, karena Anda berdua punya tanggung jawab yang sama untuk mengembalikannya ke jalur semua. Toh Anda berdua adalah kreator rencana tersebut.


Sumber :

Editor :
Lusia Kus Anna

Admin tidak bertanggung jawab atas semua isi komentar ,Mohon dipahami semua isi komentar dengan bijak