Awas Facebook Invasi Ruang Kerja

http://dangstars.blogspot.com/2014/11/awas-facebook-invasi-ruang-kerja.html
Facebook kini memiliki pengguna 1,3 miliar akun. Dengan sekian banyak pengguna, tampaknya tidak menghentikan Facebook untuk mencari pengguna baru di segmen yang lain, yaitu para profesional atau mereka yang bekerja. Ini artinya Facebook akan berusaha menyaingi LinkedIn dan Google karena dua platform ini telah lebih dulu berada pada segemen tersebut.

Segemen para pekerja adalah segemen yang menarik di mana para pekerja profesional akan terhubung dengan rekan-rekan mereka dan saling berbagi banyak hal. Facebook tampaknya akan membantu rekan-rekan kerja untuk chatting dan berkolaborasi atas dokumen kerja yang sebenarnya berarti menyalin dan menyisipkan beberapa hal. Salah satu platform yang menangani segemen pekerja profesional ini adalah Yammer. Yammer memungkinkan jenis interaksi antarpekerja profesional dan dilaporkan telah digunakan oleh lebih dari 200.000 perusahaan di seluruh dunia.

Pertanyaannya adalah mengapa Facebook mau menginvasi ke segemen pekerja profesional?

Mark Zuckerberg, pendiri Facebook telah mengidentifikasi bahwa pengguna memiliki dua identitas, yaitu satu profesional dan satu pribadi. Untuk identitas pribadi Facebook sudah sangat berhasil karena kini penggunanya berjumlah 1,3 miliar akun. Namun di identitas profesional, Facebook belum memulai sehingga diperlukan langkah untuk ke sana. Ini sekaligus menyelamatkan segemen identitas pribadi yang pertumbuhannya sudah melambat.

Hal yang patut dikhawatirkan adalah kecenderungan jaringan sosial membuat pekerja atau pengguna kurang produktif karena lebih asyik dengan jaringan sosial tersebut dibandingkan dengan bekerja. Hal ini telah menjadi kekhawatiran banyak perusahaan sehingga mereka cenderung membatasi akses pekerja atau karyawan mereka ke jaringan sosial. Ketika Facebook nantinya menjadi saluran bagi para pekerja profesional dan digunakan oleh perusahaan, hal ini menjadi tidak terelakkan dan membuat tugas baru bagi perusahaan, sementara tugas perusahaan selama ini sudah sangat banyak. Selain itu, selama ini Facebook cenderung abai dengan masalah privasi penggunanya. Hal ini akan menjadi masalah besar ketika Facebook digunakan oleh pekerja profesional nantinya.

Seperti apa bentuk Facebook untuk para pekerja profesional ini memang belum jelas. Namun, sudah seharusnya pekerja mengabaikan jaringan sosial demi menjaga efektivitas dan produktivitas selama bekerja.

Sumber: Diolah dari The Telegraph

Sumber Gambar: The Telegraph

1 Comments:

Tambah keren saja ruang nvasi yang dikembangkan oleh facebook ya Kang.

Reply