Desember, krisis listrik Sumut berakhir

http://dangstars.blogspot.com/2014/11/desember-krisis-listrik-sumut-berakhir.html
Krisis listrik di Sumatera Utara umumnya dan Kota Medan khususnya nampaknya akan segera berakhir. Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini M Soemarno memastikan kawasan Sumatera Utara akan mendapat tambahan pasokan listrik sekitar 210 megawatt yang diperoleh dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Inalum di Sigura-Gura.

"Dalam dua bulan ke depan, pasokan tambahan listrik segera terealisasi, sehingga masyarakat Medan dan sekitarnya pada saat perayaan Natal dan Tahun Baru sudah semakin nyaman karena intensitas pemadaman listrik akan berkurang jauh," kata Rini di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, hari ini.


Menurut Rini, soal defisit listrik di Sumatera Utara menjadi salah satu fokus arahan dari Presiden Joko Widodo untuk segera diselesaikan.

Presiden Jokowi ketika melakukan kunjungan ke lokasi pengungsi Gunung Sinabung Tanah Karo Sumatera Utara, Rabu meminta menteri bidang ekonomi untuk mengatasi krisis listrtik Sumatera Utara.

Menurut Rini, pihaknya telah melakukan lobi-lobi dengan pihak PT Inalum soal tambahan listrik untuk Sumut. Inalum selama ini, dikatakan Rini, telah mensuplai 90 megawatt ke kota Sumut. Namun, akan diminta untuk ditingkatkan menjadi 210 megawatt pada akhir tahun ini.

Ia optimistis, permintaan tersebut akan dipenuhi Inalum. Dengan demikian, diharapkan pada akhir tahun ini kondisi "byarpet" di Sumut dapat berkurang drastis. "Insya Allah, akhir tahun, pada saat Natal dan Tahun Baru, daerah Sumut sudah mendapatkan listrik yang mereka harapkan," kata Rini.

"Direksi PLN sudah kami panggil, untuk mencari terobosan mengatasi soal kelistrikan yang masih nyala mati di Sumut," tambahnya.

Rini menjelaskan bahwa persoalan utama krisis listrik Sumut yang dihadapi saat ini adalah karena satu unit pembangkit listrik PLTGU Belawan milik PT PLN yang masih disita Kejaksaan karena masalah korupsi.

"Pembangkit listrik berkapasitas 180 MW ini sudah lama tidak dioperasikan dan sampai sekarang masih terkatung katung. Untuk itu, masalah PLTGU Belawan langsung kami sampaikan kepada Presiden Joko Widodo agar bisa kami tuntaskan secepatnya.”

"Dari sisi teknis persoalan ini bisa diselesaikan dengan cepat apabila kita (Kementerian BUMN, PLN) dan Kejaksaan duduk bersama-sama. Kami harapkan kejaksaan bisa terselesaikan," ujar Rini.

Meski begitu ia tidak merinci lebih lanjut kapan PLTGU Belawan tersebut dapat dituntaskan. "Kami akan komunikasi dengan Kejaksaan lebih dalam tujuannya agar segala sesuatu yang bermanfaat bagi rakyat harap diperbaiki," kata Rini.

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN, Nur Pamudji mengungkapkan, pasokan listrik Sumut juga akan dibantu dari pembangkit listrik Pangkalan Susu mulai memproduksi listrik.

Dia mengatakan, bahwa saat ini pembangkit itu sudah beroperasi. Namun, belum bisa menghasilkan listrik.

"Alhamdulillah kami bisa tunjukkan, beberapa hari ini kan Pangkalan Susu sudah beroprasi," ujarnya di Kantor Kementerian BUMN, hari ini.

Sebagai informasi, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pangkalan Susu yang berkapasitas sebesar 2x200 megawatt telah rampung dikerjakan.

Namun, listrik yang dihasilkannya belum bisa dinikmati masyarakat Sumut. Menurutnya, masih ada satu menara transmisi yang belum selesai dikerjakan, karena terkendala masalah tanah.
Desember, krisis listrik Sumut berakhir (dangstars/waspada/wol/antara/viva)