Lima Sektor Saham Wajib Dicermati Akhir Tahun

Analis memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat akhir 2014. Lima sektor saham pun disodorkan untuk dicermati. Apa saja?

Pada perdagangan Rabu (24/12/2014), sehari sebelum Natal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 27,915 poin (0,54%) ke angka 5.166,983.

Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya, menuturkan kenaikan tersebut karena banyaknya hari libur menjelang akhir tahun.

"Pergerakan IHSG menyongsong berakhir nya tahun 2014 akan diwarnai dengan gerakan naik, dikarenakan potensi tersebut cukup besar di tengah banyaknya libur menjelang akkhir tahun," ujar William di Jakarta, Jumat (26/12/2014).

William mengatakan selain faktor tersebut, ada efek dari bursa global yang terus melaju naik juga memberikan dampak positif terhadap bursa Indonesia, kesatibilan perekonomian, tindakan sigap pemerintah dalam menghadapi kondisi market. " Ini menjadi katalis positifnya IHSG termasuk menjaga kestabilan nilai tukar juga menjadi faktor pemerkuat dari melaju-nya IHSG," katanya.

William menyuguhkan beberapa sektor yang layak dicermati menjelang berakhirnya tahun 2014, hingga awal tahun 2015, di antaranya adalah saham-saaham di sektor keuangan, properti, aneka industari, perdagangan, dan sahsam-saham di sektor Crude Palm Oil (CPO)
Belasan Saham Pilihan Pekan Ini

Jakarta Laju IHSG pada perdagangan pekan ini diprediksi berada pada rentang support 5.120-5.152 dan resisten 5.178-5.205. Belasan saham jadi pilihan. Apa saja?

Pada perdagangan sepekan terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 22,362 poin (0,43%) ke posisi 5.166,983 per Rabu (24/12/2014) dibandingkan akhir pekan sebelumnya di 5.144,621.

Reza Priyambada, kepala riset Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI) memperkirakan, pada perdagangan pekan ini, IHSG berada pada rentang support 5.120-5.152 dan resisten 5.178-5.205. Dragonfly doji dekati area upper bollinger band (MBB), katanya kepada INILAHCOM di Jakarta, Minggu (28/12/2014).

Moving Average Convergence-Divergence (MACD) masih mencoba membentuk golden cross meski bergerak tipis dengan histogram negatif yang memendek. Relative Strength Index (RSI), Stochastic, dan Williams %R mencoba bertahan naik.

Laju IHSG sempat berada di area target support (5.100-5.150) dan hampir mendekati area target resisten (5.196-5.215). Laju IHSG untuk mendekati level 5.200-an tampaknya dapat terwujud jika aksi-aksi profit taking dapat dikurangi.

Masih adanya ruang bagi IHSG untuk menguat, meski hanya tersisa dua hari efektif untuk bertransaksi, setidaknya dapat dimanfaatkan pelaku pasar untuk dapat kembali melanjutkan aksi belinya, imbuhnya.

Adapun data-data ekonomi yang akan berpengaruh pada sentiment pasar pekan ini adalah:

a. China: NBS manufacturing PMI

b. Australia: HIA new home sales, private sector credit

c. Korea Selatan: Business confidence, current account, industrial production, manufacturing production, retail sales, inflation rate, balance of trade

d. Spanyol: Current account, inflation rate, retail sales, balance of trade

e. Inggris: Nationwide housing prices

f. Italia: Consumer confidence, business confidence, PPI

g. Zona Euro: Private loans

h. AS: Dallas Fed manufacturing index, chain store sales, redbook, S&P/case-shiller home price, CB consumer confidence, MBA mortgage application, initial jobless claims, chicago PMI, pending home sales.

Di atas semua itu, Reza menyodorkan beberapa saham pilihan sebagai bahan pertimbangan para pemodal. Saham-saham tersebut adalah:

1. PT Waskita Karya (WSKT.JK)

2. PT Fortune Indonesia (FORU.JK)

3. PT Adhi Karya (ADHI.JK)

4. PT Elnusa (ELSA.JK)

5. PT Indofarma (INAF.JK)

6. PT Mitra Pinasthika Mustika (MPMX.JK)

7. PT Panin Financial (PNLF.JK)

8. PT Surya Citra Media (SCMA.JK)

9. PT Kalbe Farma (KLBF.JK)

10. PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP.JK)

11. PT Sekawan Intipratama (SIAP.JK). [jin]

1 Comments: