BERTANGGUNGJAWAB ATAS TINDAKAN ANDA

BERTANGGUNGJAWAB ATAS TINDAKAN ANDA

Kita semua bertanggunjawab atas tindakan-tindakan yang kita lakukan. Keyakinan fundamental ini merupakan fondasi bagi semua individu yang mengambil inisiatif dan yang menjadi tuan bagi kehidupannya sendiri. 

Anda bisa menjadi korban lingkungan-lingkungan anda sendiri – sikap mengeluh, mengasihani diri sendiri dan keyakinan bahwa hidup ini tidak adil – atau anda bisa membalik elemen-elemen negatif dari lingkungan-lingkungan yang sedang anda hadapi, bertanggungjawab atas semua tindakan anda dan memusatkan perhatian pada apa yang bisa dikerjakan untuk meningkatkan atau memperbaiki situasi yang ada.

Di bawah ini beberapa tip bagaimana caranya menerima tanggungjawab atas tindakan-tindakan anda sendiri:

Ø Lakukan apa yang anda katakan akan anda lakukan.
Ø Jadilah pribadi yang selalu menetapi janjinya sendiri.
Ø Selesaikan tugas-tugas tepat waktunya.
Ø Jangan menggantungkan diri kepada orang lain untuk meningkatkan kepada anda tentang komitmen anda sendiri dan jangan menunggu mengerjakan suatu tugas sampai jatuh tempo.

Ø Milikilah suatu sistem yang akan membuat anda tetap teguh dalam memegang komitmen anda sendiri dan ambillah langkah-langkah yang diperlukan untuk menjamin terselesainya suatu tugas dengan sukses.

Ø Jika anda bisa menuaikan komitmen dengan baik, katakan kepada mereka yang berkepentingan jika anda meras tidak bisa menyelesaikan suatu proyek jauh sebelum waktu tenggat atau mintalah bantuan orang lain untuk menyelesaikan jadual anda. Selesaikan apa yang telah anda katakan akan anda tuntaskan.

Ø Akuilah bahwa anda pernah berbuat kesalahan. Jika ada kesalahan yang anda perbuat, tapi jika anda mengkambinghitamkan orang lain, sistem atau peristiwa, maka orang lain tidak akan memmpercayai anda lagi. Jangan ambil bagian dalam “permainan saling menyalahkan” sekalipun itu melibatkan mitra-mitra kerja anda. 

Orang akan lebih menghormati anda (dan akan cepat memaafkan anda) bila anda tidak malu-malu untuk mengakui kesalahan yang telah anda perbuat dan mereka justru akan lebih suka memusatkan perhatiannya untuk mencari solusi terhadap masalah yang sedang mereka hadapi. Mereka akan curiga kepada anda dan maksud-maksud anda jika anda mengabaikan tanggungjawab yang berada di pundak anda dan sebagai konsekuensinya mereka tidak lagi mempercayai apa yang anda katakan atau tidak mau lagi bekerja sama dengan anda.

Ø Jangan mencari alasan baik itu untuk anda sendir maupun orang lain. Tepatilah apa yang telah anda janjikan dan berharaplah orang lain akan melakukan hal yang sama. Selalulah mencoba melakukan yang terbaik yang bisa anda berikan dan berharapkan yang terbaik dari orang lain.


Ø Jika ad problem, carilah sebab-sebabnya mengapa problem itu muncul dan manfaatkan fakta-fakta yang ada untuk mengembangkan solusi-solusinya. Bersikaplah responsif ketika menindaklanjuti problem-problem – khusunya jika berhadapan dengan para pelanggan. Jangan menerima kerja berkualitas rendah baik dari diri anda sendiri maupun orang lain. Jangan cari alasan.

Jadilah Proaktif Jangan Reaktif

o Lakukan sekarang juga!
o Buatlah daftar alasan yang bisa anda gunakan untuk menghindari agar tidak mengambil tindakan di tempat kerja. Tinjau-ulang daftar itu secara mendalam dan bersumpahlah tidak akan menggunakan alasan-alasan itu sekali lagi.
o Percayalah intuisi anda – dan bertindaklah berdasakan intuisi itu.
o Minta maaf lebih jauh lebih mudah daripada minta ijin. Jika anda mengetahui kebutuhan apa yang harus dilakukan, ambilah tindakan sekarang juga baru menjelaskannya belakangan.
o Belajarlah untuk menyeimbangkan tuga anda untuk mematuhi dengan tugas anda untuk tidak mematuhi bila terjadi suatu kesalahan yang nyata.