Selamat Hari Perempuan Internasional

Selamat Hari Perempuan Internasional
Logo Google Doodle hari ini tidak seperti biasanya dikarenakan hari ini merubah logo google dengan title  kata Selamat Hari Perempuan Internasional

Masih perlukah membuat hari khusus untuk memperingati hak – hak perempuan sedunia?

Tanggal 8 Maret boleh menjadi salah satu hari penting bagi kaum perempuan. Berawal dari 8 Maret 1917 atau 93 tahun yang lalu, perempuan di Rusia diberikan hak suara oleh Pemerintah Rusia. Dan inilah menjadi tonggak peringatan Hari Perempuan Sedunia.

Inilah hari peringatan tentang perjuangan perempuan di masa silam, masa kini dan masa yang akan datang. Peringatan hari perempuan sedunia adalah untuk memperingati apa yang dimiliki kaum perempuan dan mengingatkan segala yang telah menjadi milik perempuan, baik itu kesempatan mendapatkan pendidikan, kesehatan atau kesetaraan gender.

Hingga kini jika dilihat masih banyak kaum perempuan yang tidak mendapatkan pendidikan yang memadai, kesehatan yang baik dan selalu menjadi kaum termarginalkan. Masih banyak kaum perempuan yang mengalami penindasan, pelecehan dan kekerasan fisik maupun psikis.

Meski era modernisasi telah menggaungkan kebebasan perempuan untuk berbicara dan mendapatkan hak yang sama, setara dengan kaum laki-laki, dan adanya persamaan gender. Apakah di masa yang akan datang perempuan tak harus lagi memperjuangkan kesetaraan gender dalam agenda Hari Perempuan Sedunia.

Ya, sampai saat itu tiba perempuan harus terus berjuang untuk mendapatkan pengaruh sebagai penentu keputusan yang hingga kini masih rendah.

Contohnya saja, berapa banyak perwakilan perempuan dalam posisi berpengaruh dalam dunia politik dan ekonomi dunia, perempuan masih terus berada dibelakang layar, mendominasi angka kemiskinan, kasus kekerasan terhadap perempuan bahkan ada trans gender dalam penentuan jabatan atau besar kecilnya gaji.

Seharusnya setiap warga negara memilki hak yang sama, bukan sekedar bekerja tanpa imbalan dengan beban segunung, seperti menjadi perawat orang sakit atau jompo termasuk menjadi ibu rumah tangga yang harus merawat keluarga memerlukan kekuatan fisik dan psikis.

Sudah saatnya kita menghapus trans gender yang berkedok modernisasi. Kini peran pemerintah sangat dibutuhkan, bukan hanya janji belaka. Mulai saat ini kaum perempuan harus bersatu agar tidak menjadi konsumsi publik belaka, tapi mampu memberikan peran pada perubahan negeri ini.


Hari Perempuan Sedunia sesungguhnya merupakan kisah perempuan biasa menoreh catatan sejarah : sebuah perjuangan berabad-abad lamanya untuk dapat berpartisipasi dalam masyarakat seperti juga kaum laki-laki. Di masyarakat Yunani kuno, Lysistrata menggalang gerakan perempuan mogok berhubungan seksual dengan pasangan (laki-laki) mereka untuk menuntut dihentikannya peperangan : dalam Revolusi Perancis, perempuan Paris berunjuk rasa menuju Versailles sambil menyerukan “kemerdekaan, kesetaraan dan kebersamaan” menuntut hak perempuan untuk ikut dalam pemilu.

Ide untuk memperingati hari Perempuan Sedunia sebetulnya telah berkembang sejak seabad yang lalu ketika dunia industri ini sedang dalam masa pengembangan dan pergolakan, peningkatan laju pertumbuhan penduduk dan pemunculan paham-paham radikal. Berikut ini adalah kronologi singkat dari beberapa kejadian penting yang mengiringi perjalanan Hari Perempuan Sedunia.

1909 :
Dalam rangkaian pendirian Partai Sosialis Amerika, Hari Perempuan Nasional pertama kali diperingati pada tanggak 28 Februari di Amerika Serikat.Hari hari tersebut kemudian terus diperingati perempuan pada setiap hari minggu terakhir bulan Februari sampai tahun 1913.

1910:
Pertemuan kelompok sosialis internasional di Copenhagen, Denmark, memutuskan untuk memilikii Hari Perempuan Internasional sebagai penghormatan atas hak-hak asasi perempuan dan mendorong diperolehnya hak suara bagi semua perempuan di dunia. Keputusan ini diterima secara bulat oleh semua peserta yang diikuti oleh lebih dari 100 perempuan dari 17 negara, termasuk tiga perempuan pertama yang dipilih sebagai anggota parlemen Finlandia. Pada saat itu, mereka belum memutuskan pada tanggal berapa peringatan hari tersebut akan diadakan.

1911:
Sebagai tindak lanjut dari keputusan yang telah diambil setahun yang lalu, Hari Perempuan Seduani untuk pertamakalinya diperingati (pada tanggal 19 Maret) di Austria, Denmark, Jerman dan Swiss, dimana lebih dari sejuta perempuan dan laki-laki bersama-sama turun kejalan. Selain hak untuk ikut serta dalam pemilu dan posisi di dalam pemerintahan , mereka menuntut hak bekerja, kesempatan memperoleh pelatihan, dan penghapusan diskriminasi dalam pekerjaan.

Kurang dari seminggu sejak peringatan tersebut, pada tanggal 25 Maret terjadi insiden tragis di New York yang menewaskan lebih dari 140 buruh perempuan yang kebanyakan adalah imigran asal Italia dan Yahudi. Kejadian ini sangat mempengaruhi peraturan perburuhan di Amerika Serikat dan kondisi kerja yang menyebabkan insiden ini terjadi kemudian dikecam habis-habisan selama peringatan Hari Perempuan Internasional tahun berikutnya.

1913-1914
Sebagai bagian dari upaya perdamaian yang berkembang selama berlangsungnya Perang Dunia I, perempuan Rusia memperingati Hari Perempuan Internasional untuk pertama kalinya pada hari Minggu terakhir bulan Februari 1913. Di belahan Eropa lainnya, pada atau sekitar tanggal 8 Maret di tahun berikutnya, perempuan berunjuk rasa baik untuk memprotes perang maupun sebagai ungkapan solidaritas kepada saudara-saudara perempuan di manapun juga.

1917
Karena dua juta tentara Rusia terbunuh dalam perang, perempuan Rusia sekali lagi turun kejalan pada hari minggu terakhir di bulan Februari menyerukan “Roti dan Perdamaian”. Para pemimpin politik menentang unjuk rasa tersebut, tetapi para perempuan ini tetap bertahan. Dan sejarah mencatat bahwa empat hari kemudian, Czar (raja) turun tahta dan pemerintahan sementara mengakui hak perempuan untuk ikut serta dalam pemilu. Hari bersejarah itu jatuh pada tanggal 23 Februari di Kalender Julian yang digunakan di Rusia atau tanggal 8 Maret menurut kalender Gregorian (kalender Masehi yang juga kita gunakan). Dan sejak saat itulah Hari Perempuan Sedunia diperingati pada hari yang sama oleh perempuan di seluruh dunia..

Perempuan juga layak diberikan kesempatan. Selamat Hari Perempuan Sedunia. Tulisan ini didedikasikan untuk semua perempuan di dunia ini . 

Semangat !!!