Begini Asal Muasal Nama Alphard di Mobil Toyota

GM Technical Service Division Toyota Astra Motor Dadi Hendriadi memperlihatkan mobil Toyota New Alphard 2.5 G Hybrid yang diluncurkan pada Gaikindo Indonesia International Auto Show 2015, di ICE SCBD, Serpong, Tangerang, Banten, 22 Agustus 2015. ANTARA FOTO

Siapa tak kenal merek Toyota Alphard, mobil premium multi purpose vehicle yang kerap malang melintang. Meski demikian, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor, Rahmat Sumulo mengatakan hanya sebagian orang yang mengetahui arti Alphard. Padahal, menurut dia, ada sejarah dalam nama Alphard.

Rahmat menjelaskan, Alphard merupakan nama bintang paling terang di konstelasi Hydra dan memiliki jarak 177 juta tahun dari bumi. "Masa bintang Alphard pun sekitar tiga kali lebih besar dari matahari," kata dia dalam keterangannya, Minggu, 23 Agustus 2015. "Mobil Alphard pun berukuran besar."

Selain itu, kata dia, dalam jurnal ilmiah mengenai bintang 'Calendarium of Al Achsasi Al Mouakket, Alphard diberi julukan Sohel al Fard. Dalam bahasa Latin yang diterjemahkan berarti Soheil Solitarius atau bintang penyendiri yang paling terang. Astronomo Eropa, Rahmat melanjutkan, menyebutnya Cor Hydrae atau 'The Heart of the Snake'. "Itu sebabnya ada logo ular pada grill depan dan bukan menggunakan logo Toyota," tuturnya.

Adapun Toyota Alphard pertama kali diluncurkan di Jepang pada 22 Mei 2002. Pada 2005, tampilan Alphard mengalami perubahan. Antara lain, lampu belakang serta pergantian desain velg 16 dan 17 inci. Tiga tahun kemudian, pada 2008, Alphard mengeluarkan generasi kedua yang menggunakan mesin 3.500 cc.


Tipe selanjutnya, kata Rahmat, keluar pada 12 Mei 2008. Yakni, Toyota Vellfire dengan tampilan sporti. "Akhir Maret 2015 generasi ketiga Alphard bermesin 2.500 cc dan generasi kedua Vellfire dikeluarkan," kata dia.

Kini, pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show 2015, Toyota kembali meluncurkan generasi terbaru Alphard yakni New Alphard Hybrid.

HUSSEIN ABRI YUSUF/Tempo/foto Antara