Daftar Menteri Yang Di Reshuffle

Sesuai dengan janji Presiden Jokowi bahwasannya Kabinet Kerja harus mampu menunjukkan kompetensi, profesionalitas, dan kapasitasnya untuk mengeksekusi program yang sudah menjadi visi dan misi Presiden selama masa pemerintahan 5 tahun kedepan.

Dalam satu minggu terakhir persoalan masalah reshuffle kabinet Jokowi JK ini telah menjadi sesuatu yang menarik perhatian banyak orang, khususnya terkait kondisi terkini politik dan pemerintahan Jokowi-JK.

Reshuffle menteri kabinet kerja Jokowi di 6 bulan Pemerintahan Presiden Joko Widodo semakin santer terdengar. Kepastian reshuffle menteri kontroversial terus bermunculan di masyarakat.

Reshuffle Kabinet Presiden Jokowi

Daftar Menteri Yang Di Reshuffle


Terkait dengan kontroversi reshuffle kabinet Jokowi berikut beberapa nama-nama menteri yang menjadi sorotan publik dan masyarakat seperti informasi yang dilansir dari jpnn.com dengan judul pemberitaan 8 menteri kabinet kerja yang disorot erkait dengan isu reshuffle antara lain adalah sebagai berikut :

Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno.
Menkeu Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro.
Mendag Mentri Perdagangan Rahmat Gobel.
Mentan menteri Pertanian Amran Sulaiman.
Seskab Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto.
Menteri BUMN Rini Soemarno.
Menristek dan Dikti Muhammad Nasir.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago

Alasan penyebab reshuffle kabinet Jokowi juga belum diketahui secara pasti. Hanya berdasarkan pada polling masyarakat berikut informasi yang dilansir dari republika.

Hendri Satrio selaku Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina mengatakan sebanyak 96,5 persen masyarakat sepakat dilakukannya reshuffle kabinet. Mayoritas publik juga menginginkan agar perombakan kabinet digantikan oleh orang-orang yang berasal dari kalangan profesional atau akademisi.

"Ada 58,14 persen yang ingin penambahan menteri dari kalangan profesional," kata Hendri dalam sebuah diskusi, di kawasan Cikini, Jakarta, Rabu.

Kemudian, kata dia, sebanyak 22,67 persen masyarakat tak menginginkan adanya perombakan kabinet pemerintahan Jokowi-JK. Namun mereka meminta dilakukannya rotasi para menteri.

"Karena ada menteri yang capable (mampu), cuma wrong place (ditempatkan di posisi yang salah)," tambah dia.

Sedangkan, 15,2 persen masyarakat lainnya menginginkan agar Presiden menerima menteri dari partai oposisi yakni Koalisi Merah Putih.

Daftar Menteri Yang Di Reshuffle

Ketua DPP Partai Hanura Miryam S Haryani menilai, andai presiden melihat bahwa reshuffle adalah sebuah keharusan, maka Hanura berharap kebijakan tersebut diambil bukan semata-mata karena hasil survei ataupun desakan kelompok-kelompok yang ingin memanfaatkan suatu momentum.

"Harus melalui pertimbangan yang matang dan hasil penilaian presiden terhadap kinerja para menterinya, dengan tidak mengabaikan masukan dari seluruh stakeholder terlebih dari Wapres selaku pembantu utama dan KIH sebagai gabungan partai pengusung," tutur anggota Komisi V DPR RI itu.

Miryam meminta Jokowi berhati-hati terhadap isu reshuffle tersebut. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan adanya calon 'penumpang baru' dengan menggelontorkan isu tersebut.

Lebih lanjut, dia mengibaratkan Jokowi-JK adalah nahkoda sebuah kapal yang sedang berlayar dan memiliki beberapa awak kapal. Para awak kapal ini harus beradaptasi dengan nahkoda dan kapalnya. Ini agar bisa sama-sama menjalankan kapal tersebut dengan baik. Seperti dilansir JPNN.com.