Siswa SMAN 1 Matauli Pandan Tapteng Torehkan Nilai UN Sempurna

Siswa SMAN 1 Matauli Pandan Tapteng Torehkan Nilai UN Sempurna
Sebanyak 12 siswa SMA Negeri 1 Matauli Pandan, Tapanuli Tengah (Tapteng) menorehkan nilai (10) sempurna pada mata pelajaran kimia dan fisika dalam Ujian Nasional (UN) berbasis computer based test (cbt), 13 – 21 April 2015, lalu. Sementara 267 siswa lainnya yang ikut UN dinyatakan lulus 100 persen, dan masih tertinggi dari hasil UN Provinsi Riau, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Selatan.

Demikian Plt Bupati Tapteng Sukran J Tanjung didampingi Kadis Pendidikan Delta Pasaribu, Kepala SMAN 1 Matauli Murdianto, Dandim 0211/TT Indra Kurnia, dan Pengurus Yayasan Matauli Chuzairin Pasaribu saat konfrensi pers di sela sela acara pelepasan siswa kelas XII angkatan XIX di Gedung Gimnasyum Matauli, Selasa (19/5).



Sebanyak 267 siswa didampingi orangtua siswa resmi dilepas Plt Bupati, mereka dikembalikan kepada orangtua untuk menapaki jenjang yang lebih tinggi. ”Para siswa telah ditempa baik dari aspek kognitif, psikomotorik, dan apektif. Teruslah belajar untuk menimba pengetahuan, dan jadilah duta yang mengharumkan nama Kabupaten Tapteng,” kata Plt Bupati.

Pada kesempatan itu, Plt Bupati menyerahkan bintang Matauli Adhi Pratama kepada Yovita Tisarda Febriani (IPA-1), Andre Yovando Hutagaol (IPA-1) dan Fadlab Zamzami SItio (IPS-1). Kemudian penghargaan peraih UN tertinggi kepada Eki Hermawan (IPA-2) dengan nilai, 568,0 dan Fadlan Zamzami Sitio (IPS-1) dengan nilai, 531,0.

Sebelumnya pada acara pelepasan siswa, Kepala Sekolah melaporkan 18 siswa SMAN 1 Matauli telah mengikuti seleksi Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) 2015 dan sekarang seleksi pantukhir, sebanyak 181 dinyatakan lolos diterima di berbagai perguruan tinggi negeri dan sekolah kedinasan dengan jalur undangan.  

Sebanyak 3 siswa berhasil masuk nominasi finalis OSN tingkat nasional yang akan diselenggarakan 19-24 Mei 2015 di Yogyakarta atas nama Moni Firsta Sigiro, Syanindita C Pradiptaningrum dan Satrio Sulaksono.

Sebanyak 3 orang lolos pertukaran pelajar internasional dan akan menetap selama 1 tahun di Amerika Serikat, sebanyak 1 orang ke Filiphina, sebanyak 2 orang ke Jerman. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional pada tanggal 24 April 2015, telah memberikan penghargaan kepada SMAN 1 Matauli atas keberhasilannya menunjang kualitas pendidikan anak.