Feby Febiola Dan Franky Resmi Nikah

Setelah Menikah, Putra Franky Tetap Panggil Feby Febiola Tante
Diantar oleh sang ayah di altar pernikahan, Feby Febiola kini telah menjadi istri sah Franky Sihombing.
Pasangan Franky Sihombing dan Feby Febiola akhirnya melangsungkan perkawinan dengan prosesi yang cukup privat dengan kehadiran sekitar 150 orang terdekat mereka. Setelah menikah, beberapa jadwal sudah menunggu untuk dijalani Feby Febiola.

"Nggak langsung. Sudah ada berapa schedule, aku sudah ada film yang keluar, ada premiere dan promo," ucap Feby Febiola dijumpai di Rumah Alexandra, Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (22/1) petang.

Sebagai seorang suami, Franky tidak mengekang istrinya. Ia memberikan kebebasan untuk Feby bekerja di dunia hiburan. Apalagi selama ini Feby memang mengambil pekerjaan yang sesuai keinginannya.

Kebahagiaan yang dirasakan oleh pasangan ini tak hanya menjadi milik berdua. Keluarga juga ikut senang karena Franky dan Feby akhirnya menikah. "Sebagai anak saya senang. Kalau papa senang ya senang," tutur Ben, putra Franky.

Banyak anak tiri mengalami kesulitan untuk beradaptasi ketika harus memanggil ayah atau ibu untuk pasangan baru orang tua mereka. Begitu juga dengan Ben, ia tetap memilih memanggil pagi dengan sebutan Tante bukan Mama.

"Panggil tante," ucap Ben. "Mbak Bro saja, takutnya tuir," kata Feby. "Tante saja deh, sudah kebiasaan," tandas Ben.

Detail Pernikahan Feby Febiola dan Ayah Petra Sihombing, Unik
Pesta pernikahan Feby Febiola dan Franky Sihombing sukses digelar pada 22 Januari silam. Ada beberapa hal unik yang ada di pesta ini, termasuk soal pilihan tanggal pernikahan yang tak berdasarkan 'hari baik'.

"Kalau awal Januari takutnya orang sibuk Tahun Baru. Jadinya dipilih tanggal ini. Saya nggak percaya tanggal dan hari baik. Memang semua tanggal baik," ujar Franky.

Selain pemilihan tanggal yang unik, proses penentuan lokasi pernikahan pun juga tak kalah menarik. Untuk venue, hal yang dipikirkan Franky dan Feby adalah tingkat kemacetan, bukan keindahan lokasi semata.

"Tenda, lampion, altar di atas kolam renang, semua milih tempat berdua. Saya berpikir sisi efektif, karena perhitungan macet. Kalau di gereja, iringan, makanya macet," lanjut ayah tiga anak itu.

Selain soal kemacetan, Feby juga mempertimbangkan kekuatannya untuk berdiri lama. Selain lebih privat, lokasi pernikahan yang ia pilih memungkinkan dirinya untuk duduk dan santai.

"Aku lebih suka privat. Nggak tahan berdiri lama, bisa pingsan," urai aktris itu.

Untuk masalah cincin kawin, Feby mengaku hanya tahu bahannya saja. Cincin itu terbuat dari emas putih, namun berapa beratnya ia tak tahu menahu.

Kompak menjawab semua pertanyaan, Franky dan Feby baru tak sepaham kala ditanya soal anak. Feby menjawab dengan canda, sementara Franky sudah punya pilihan yang lebih pasti.

"Pengen punya 10 anak, hahaha, bercanda," ujar Feby.

"Itu titipan ya, berapa yang dikasih. Dari kita bijaksana. Saya sudah punya tiga anak yang gede-gede ya. Kalaupun iya, satu ya cukup," pungkas Franky.

Sumber : kapanlagi.com/showbiz