Pilkada Simalungun 10 Februari Tanpa Kampanye

Pilkada Simalungun 10 Februari Tanpa Kampanye

“Tidak ada lagi kampanye,” kata anggota KPU Provinsi Sumatera Utara Benget Silitonga pada sosialisasi tahapan, program, dan jadwal pilkada Simalungun susulan di Balai Harungguan Djabanten Damanik Kantor Bupati Simalungun di Pamatang Raya, Rabu (3/2) seperti dilansir Antara.

Benget menjelaskan, dalam pilkada susulan penyelenggara hanya melaksanakan pemungutan suara sampai dengan rekapitulasi.
Sedangkan sosialisasi penting dilaksanakan agar para calon dapat menyiapkan segala kelengkapannya dalam menghadapi pilkada, termasuk para saksi.

Lima pasangan calon peserta pilkada Simalungun tahun 2016 dipersilakan mengambil simpati sesuai dengan ketentuan, karena esensi pilkada adalah rakyat yang menentukan.

Tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemerintah setempat diharapkan ikut menyosialisasikan tahapan pilkada supaya lebih diketahui umum.

“Kita berharap keterlambatan ini mudah-mudahan memberikan hikmah bagi masyarakat. Mari kita jadikan momen pilkada susulan ini untuk kebaikan Simalungun,” kata Benget.

Ketua KPU Simalungun Adelbert Damanik mengatakan, kegiatan sosialisasi tahapan, program, dan jadwal pemilihan bupati dan wakil bupati susulan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan masyarakat tentang pemilihan. “Selain itu meningkatkan partisipasi masyarakat untuk melaksanakan pemilihan,” kata Adelbert.

Pilkada susulan yang diadakan pada Rabu, 10 Februari 2016 diikuti pasangan calon, Tumpak Siregar-Irwansyah Damanik, Evra Sassky Damanik-Sugito, Hj Nuriaty Damanik-Posma Simarmata, JR Saragih-Amran Sinaga dan Lindung Gurning-Soleh Saragih.
Sumber waspada.co.id