Ini Penyebab Ibu Rumah Tangga Frustasi


Ini Penyebab Ibu Rumah Tangga Frustasi |  Sebagai istri mungkin Anda sering disudutkan sebagai penyebab suami  tertekan dengan sering marah-marah dan bawel. Tetapi suami sebenarnya juga harus sadar bahwa tak ada satu istri pun yang suka melakukannya. Ketika istri mulai marah-marah, pasti ada penyebabnya. Sebab setiap perilaku aneh dan kurang menyenangkan biasanya dipicu oleh hal dan kondisi lainnya, karena tidak ada istri yang berniat mencari masalah dengan suaminya.

Kelelahan dan kesibukan mengatur rumah tangga bisa jadi penyebab ibu rumah tangga jadi frustasi dan cepat marah. Selain itu, ada beberapa penyebab lain yang membuat ibu rumah tangga cepat frustasi. Kenali masalahnya, lalu perlahan cobalah membereskan satu persatu. Karena rumah tangga harmonis adalah impian setiap orang.

1. Pekerjaan suami
Memang sudah menjadi kewajiban suami untuk bekerja dan menafkahi keluarganya. Namun, kondisi ini jangan dijadikan pembenaran untuk bekerja tak kenal waktu. Ketika bekerja terlalu keras dan sulit menyisihkan waktu untuk keluarga, maka ini bisa jadi masalah besar bagi istri dan anak-anak.
Sebagai ibu rumah tangga, Anda pasti mengharapkan suami bisa ada di rumah tepat waktu setelah pulang kerja dan punya waktu luang saat akhir pekan. Bila suami tidak membagi waktu antara keluarga dan pekerjaan, maka hal ini akan jadi penyebab ibu rumah tangga jadi frustasi.

2. Pendekatan suami
Alasan lain ibu rumah tangga mudah frustasi adalah cara pendekatan suami yang kurang tepat. Terkadang pria menyampaikan keinginan dan pendapatnya dengan cara yang kurang baik. Misalnya, tidak menjawab saat dipanggil atau justru membentak.

Sebagai istri, Anda menyadari bahwa mungkin saja suami lelah dan punya banyak tekanan pekerjaan. Akan tetapi bukan berarti kemarahan mereka boleh dilampiaskan pada Anda. Hal ini bisa melukai perasaan Anda dan secara tak langsung akan menyebabkan beban pikiran Anda.

3. Ekonomi keluarga
Sebagai ibu rumah tangga, secara otomatis kondisi keuangan keluarga tergantung sepenuhnya pada suami. Hanya saja, kadang terlalu sering "meminta" uang pada suami bisa mengganggu ego dan harga diri. Tak jarang "meminta" uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga ditolak mentah-mentah oleh suami dengan alasan yang kurang masuk akal, ini juga bisa membuat ibu rumah tangga sangat frustasi.

4. Mertua
Tanpa disadari ibu rumah tangga bisa sangat frustasi ketika menghadapi masalah yang berhubungan dengan mertua. Karena secara tak langsung Anda dan suami harus ikut memikirkan masalah dan menanggungnya. Ini bukanlah masalah jika suami pintar mengatur waktu antara keluarga, kerja, dan masalah orang tuanya. Tapi yang sering terjadi adalah, suami lebih memikirkan masalah orang tuanya dan Anda merasa tersisihkan. Kalaupun Anda menegurnya untuk lebih memperhatikan keluarga, si dia malah tersinggung dan marah. Respon negatif inilah yang membuat melukai perasaan dan sehingga membuatnya jadi frustasi.
5. Lingkungan sosial
Lingkungan hidup ibu rumah tangga tak hanya terbatas pada anak dan suami saja. Ibu rumah tangga juga punya lingkungan sosial seperti teman-teman arisan, atau teman belanja. Sayangnya, saat sedang kumpul bersama teman-teman, ujung-ujungnya pasti belanja padahal seharusnya berhemat. Harus berhemat saat ingin belanja inilah dilema yang sering dihadapi ibu rumah tangga.


Sumber: boldsky