Kapan Anak Butuh Perawatan Kulit Khusus ?

Kapan Anak Butuh Perawatan Kulit Khusus ?

Kapan Anak Butuh Perawatan Kulit Khusus ? |  Jika orangtua, terutama ibu, mengalami hipersensitivitas atau memiliki kulit yang mudah teriritasi, pastikan anak mendapatkan perawatan kulit yang tepat sejak dini. Ibu yang mengalami hipersensitivitas bisa menurun lebih dominan kepada anak.

Orang yang alergi atau orang yang atopi, cenderung memiliki kulit lebih kering dibandingkan mereka yang tidak hipersensitif, dan membutuhkan perawatan khusus.

Dokter ahli kulit, dr Amaranila Drijono SpKK mengatakan orang yang hipersensitivitas membutuhkan perawatan kulit tepat menggunakan produk hypoalergenik. Perawatan kulit khusus ini bahkan bisa mulai dilakukan sejak bayi.

"Secara genetik, di keluarga dengan bakat hipersensitivitas tidak 100 persen menurun kepada anaknya. Tapi alergi dari ibu turun ke anak lebih dominan meski alerginya bisa bervariasi pada anak. Anak yang punya hipersensitivitas, sejak bayi layer lipidnya sedikit, kulitnya lebih kering sehingga ia mudah merasa gatal, sehingga butuh dirawat sejak dini," jelas dr Nila (sapaan akrabnya), kepada Kompas Female di sela peluncuran Dove Body Wash formula baru di Hotel Dharmawangsa Jakarta, Jumat (7/12/2012).

Dengan penanganan tepat yakni perawatan kulit yang baik sejak dini, anak yang lahir dari keluarga hipersensitivitas, bisa memperbaiki dan menjaga kulitnya agar tak kering dan tetap sehat.

Pemilihan produk perawatan tubuh tak bisa sembarangan untuk anak yang kulitnya mudah teriritasi seperti ini. Dr Nila menyarankan, sejak bayi, pilih dan pakaikan produk perawatan tubuh dan kulit yang tidak beraroma juga tidak mengandung pemutih. Hindari juga penggunaan produk perawatan tubuh/kulit yang mengandung antiseptik.

"Produk mengandung antiseptik membuat kulit semakin kering. Fragrance yang tinggi juga mengiritasi kulit bagi mereka yang kulitnya sangat mudah teriritasi (hipersensitivitas)," jelasnya.

Pemilihan pembersih tubuh juga harus memerhatikan kondisi kulit orang yang hipersensitif. Untuk pembersih, dr Nila menyarankan, pilih jenis syndet (syntetic deterjen) bukan sabun biasa atau non-sabun.

"Kalau sampai harus memakai non-soap sebagai pembersih, biasanya sudah sampai tahap pemeriksaan ke dokter," jelasnya.

Menurut dr Nila, dengan perawatan kulit tepat sejak dini, setidaknya dengan penggunaan sabun dan losion tepat dan teratur, anak dengan hipersensitivitas bisa mengatasi masalah kulit keringnya secara bertahap.

"Saat usianya terus bertambah, lama kelamaan ia bisa memakai produk yang dijual bebas di pasaran, namun memang tetap harus memerhatikan kebutuhan kulit yang mudah teriritasi," ungkapnya.

Tandanya
Lantas, apa tandanya Anda atau anak Anda tergolong hipersensitivitas? Dr Nila mengatakan penderita asma, atau mereka yang sering mengalami biduran, eksim, seringkali bersin karena debu atau cuaca dingin, merupakan petanda hipersensitivitas.

Jika mengalami tanda-tanda ini, lakukan perawatan tubuh/kulit yang tepat dengan pemilihan produk khusus.

Pada bayi, Anda bisa mengenali dari eksim susu, yang ditandai dengan bercak merah dan mirip jerawat yang ditemukan di pipi, dahi dan sekitar mulut bayi. Eksim atau dermatitis atopi merupakan salah satu gangguan pada kulit bayi yang bisa menyebabkan bayi rewel.

Sumber