Partikel ini bisa merusak paru dan susunan DNA

Tak Kelihatan, Partikel Nano yang Dilepas Ban Mobil Bisa Merusak Paru
Tak Kelihatan, Partikel Nano yang Dilepas Ban Mobil Bisa Merusak Paru
Parikel karbon yang dilepaskan oleh ban mobil berukuran sangat kecil sehingga tak kasat mata. Namun jika terhirup, partikel ini bisa merusak paru dan susunan DNA (Deoxyribo Nucleic Acid).

Para ilmuwan menemukan bahwa efek karbon hitam yang dilepaskan oleh ban mobil bisa memicu emphysema, yakni kerusakan paru yang ditandai dengan sesak napas. Partikel serupa juga ada di asap rokok, namun pada ban mobil kerap terlupakan karena tidak tampak.

Partikel berukuran nano atau sangat kecil ini membuat kerusakan paru pada perokok susah diobati. Ukurannya hanya 30-40 nanometer, kurang lebih 3.000 kali lebih kecil dari diameter sehelai rambut. Sekali terisap lalu diserap oleh organ pernapasan, partikel tersebut mustahil bisa dikeluarkan lagi.

Selain memicu kerusakan paru, partikel ini juga terakumulasi di salah satu bagian sistem imun yakni sel dendritis. Di bagian ini, partikel nano karbon memicu kerusakan di tingkat genetik. DNA yang rusak akibat tercemar partikel ini bisa memicu peradangan kronis.

"Karena tidak ada alat medis untuk mengeluarkan nCB (nanoparticle Carbon Black) yang terakumulasi di paru, temuan kali menekankan perlunya meminimalkan produksi dan paparan partikel pencemaran udara yang terkait asap dan nCB dari industri," kata Dr James Your dar Rice University di Boston, dikutip dari Dailymail, Selasa (6/10/2015).