Belajar dari Kegagalan

Legenda basket terkenal Michael Jordan pernah berkata, “I can accept failure, everyone fails at something. But I can’t accept not trying.”



Artinya, “Aku bisa menerima kegagalan, setiap orang pernah gagal. Tapi aku tidak bisa menerima untuk tidak mencoba.”



Nah, saya yakin banyak dari Anda yang punya segudang impian besar, setumpuk rencana spektakuler, target ambisius atau visi luar biasa. Tapi semua itu harus terbengkalai hanya karena takut gagal. Pernahkah Anda mengalaminya? Atau mungkin Anda sedang mengalami hal ini?



Hanya karena sebuah monster yang bernama kegagalan, semua impian terpaksa dikubur, semua rencana ambisius terpaksa ditunda bahkan dicancel. Apa yang terjadi di sini? Kegagalan menjadi momok yang sangat menakutkan, bahkan terkadang lebih menakutkan dibanding hantu conjuring atau insidious. Ha-ha-ha.



Dari saat kita kecil, kita sudah diajarkan bahwa membuat kesalahan dan kegagalan itu tidak baik dan tidak diperbolehkan. Di mana? Contoh paling nyata adalah di sekolah. Coba ingat-ingat kembali saat ujian kenaikan kelas. Kita sangat dilarang membuat kesalahan. Sedikit kesalahan saja berakibat fatal; nilai dikurangi. Teledor sedikit saja, nilai dikurangi. Apalagi kesalahannya fatal, nilai jadi merah dan bisa-bisa tinggal kelas. Saat ujian, kita dituntut untuk sempurna tanpa kesalahan.



Mungkin pengalaman semasa sekolah itulah membuat kita jadi sensitif terhadap kegagalan. Kita jadi takut dan terlalu menghindarinya. Padahal jika ingin sukses, gagal adalah hal yang mutlak dan tak terhindarkan.



Dan kebenaran sebenarnya adalah, kegagalan itu diperlukan karena kegagalan adalah bagian dari kesuksesan. Dan satu hal yang perlu Anda garisbawahi, orang paling sukses di dunia ini adalah mereka yang pernah mengalami kegagalan terbesar dan terbanyak. Jadi bisa dikatakan, kegagalan dan kesuksesan itu berjajar. Lihat saja biografi orang sukses. Semakin besar kesuksesan yang diraih, semakin besar dan semakin banyak pula kegagalan yang terjadi pada diri mereka.



Dan hal penting lainnya yang perlu Anda ketahui adalah, impian dan kesuksesan hanya bisa diraih jika Anda sudah siap untuk gagal. Jika tidak siap untuk gagal, bermainlah dengan aman di dalam zona kenyamanan Anda.



Lalu apa 10 pelajaran penting yang bisa diambil dari kegagalan. Let’s cekidot.
  1. Kegagalan adalah bagian penting dalam perjalanan menuju kesuksesan. Di balik setiap kisah sukses, pasti ada kisah kegagalan yang menyertainya.
  2. Ketika Anda melangkah keluar dari zona nyaman atau ketika Anda mencoba tantangan baru, gagal adalah hal yang tidak terelakkan.
  3. Setiap kegagalan memberitahu Anda untuk mengambil cara dan jalan lain menuju kesuksesan.
  4. Kegagalan adalah guru terbaik yang mengajarkan Anda tentang kehidupan.
  5. Tiap kali Anda bangkit dari kegagalan, Anda bertumbuh semakin besar dan kuat secara mental.
  6. Kegagalan akan menyerah asalkan Anda tidak pernah menyerah untuk bangkit sekali lagi.
  7. Kegagalan adalah cerita paling manis ketika Anda sudah meraih kesuksesan.
  8. Kegagalan selalu berdiri di depan untuk melindungi kesuksesan. Kalau ingin meraih kesuksesan, Anda harus menaklukkan kegagalan.
  9. Kegagalan itu seperti kupon yang harus terus dikumpulkan untuk ditukar dengan hadiah kesuksesan.
  10. Kegagalan sebenarnya adalah ujian untuk mengetes seberapa kuat keinginan dan kemauan Anda.
Kegagalan tidaklah menakutkan seperti yang dilebay-lebaykan banyak orang. Jika Anda memusuhi kegagalan, berarti secara tidak langsung, Anda juga memusuhi kesuksesan. Ubah anggapan dan penilaian Anda terhadap kegagalan dari yang negatif dan positif.



Kalau Anda terus menilai buruk kegagalan, Anda pasti takut dan berusaha menghindarinya. Pada akhirnya, kesuksesan pun sulit diraih.



Semoga 10 pelajaran tentang kegagalan mampu mengubah penilaian Anda terhadap kegagalan menjadi lebih positif sehingga Anda tidak lagi terhalang dan dibayang-bayangi ketakutan akan kegagalan saat berusaha mengejar impian.