MARIO TEGUH GOLDEN WAYS


MARIO TEGUH GOLDEN WAYS

Menjadi pribadi bahagia dan sukses, adalah impian banyak orang. Untuk itu dibutuhkan ketegasan. Agar dapat memindahkan kehidupan yang tidak damai ke arah kehidupan yang segar dan selalu bersyukur, sehingga dapat meningkatkan kualitas kehidupan.

Terkadang, banyak orang beranggapan bahwa ketegasan disamakan dengan marah. Padahal tidak ada kaitannya. Dalam hal ini, ketegasan mempunya tujuan adanya perubahan ke arah yang lebih baik dari sebelumnya. Yakni, perubahan yang mensegerakan untuk bertindak. Bukan mengulur-ulur waktu atau berencana terlalu lama karena hanya menunggu waktu untuk bertindak.

Bersegera lebih cepat itu jauh lebih baik daripada bersegera dengan tergesa-gesa. Karena tergesa-gesa itu lebih mengedepankan pada gerakan yang salah, sementara pengertian cepat, lebih pada hal yang sudah terlatih.

Untuk itu jadikan diri kita selalu berpikir utuk segera end pada sesuatu yang tidak membaikkan diri. Artinya, jika hal itu tidak membawa pada kebaikan diri, maka tegaslah untuk mengakhiri hal yang memburukkan keadaan diri tersebut. Dengan kata lain …. Loe Gue End.

Untung di Balik Sial

Mario_untung_n_sial


MARIO TEGUH GOLDEN WAYS

Ada keuntungan di balik kesialan. Sial itu bukan hambatan dan sifatnya sementara. Dan kesialan itu akan sirna, jika segera memulainya dengan kebaikan.

Adalah anggapan keliru jika dikatakan sial sebagai sesuatu yang tidak menguntungkan bagi setiap orang. Sementara Tuhan memberikan hambatan yang diterima manusia sebagai kesialan, sebagai upaya untuk kita memperbaiki diri. Sehingga manusia mampu menyikapi kerugian dan kesalahannya untuk kemudian mencapai keberhasilan.

Itulah tujuan Tuhan yang tidak berkurang sedikitpun kekayaanNya dengan memberikannya pada seluruh umat. Hal ini diperlukan olehNya untuk kita memperbaiki diri dengan adanya kesialan tersebut, agar kita bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya. Sehingga kita menerima sinar yang baiknya akan menjadi kesempatan yang baik.

Bukankah di balik datangnya kesulitan ada kemudahan ? Karena itu, jangan menganggap sial sebagai sebuah bencana. Begitupun, itu semua tergantung bagaimana kita melihatnya. Jika kita lihat dari sisi negatif, maka kita akan menjumpai yang namanya kesialan

Kesempatan Datang Berkali-kali

Banyak di antara kita hanya menyukai hal-hal yang mudah dan janji dengan keuntungan besar serta yang tidak merepotkan untuk dikerjakan. Kemudian, ketika mengalami kesulitan kita namakan sial.
Kita hanya ingin mencari gampangnya saja. Contohnya, ketika pada seorang anak kecil ditawarkan pilihan koin emas dan uang seribu, si anak akan mengambil yang dianggapnya besar dan bernilai. Uang seribu itu diambilnya daripada koin emas.

Sementara Tuhan memberi sinyalnya dengan ketidakmudahan yang awalnya sulit dilakukan. Yakni, agar kita bisa lebih bersungguh-sungguh berupaya. Seperti seorang anak diminta orangtuanya berlari cepat. Dengan kesungguhannya, si anak mampu melewati rintangan dan kesulitannya, mampu berlari cepat seperti yang diinginkan oleh orangtuanya.

Itulah cara Tuhan meminta kita bersungguh-sunguh dalam bekerja. Dia memberi hambatan agar kita mengoreksi diri, apakah kita sudah bersungguh-sungguh. Bila masih ada yang perlu diperbaiki, Ia memerintahkan kita untuk segera memperbaiki diri.

Dalam hidup ini, Tuhan memberi kesempatan pada umatNya berkali-kali. Bukan satu kali. Kalaupun kesempatan terlihat datang satu kali, itu karena hanya terlihat dalam satu pintu. Kesempatan itu selalu datang berkali-kali. Hanya saja, wajah datangnya berganti-ganti. Kadang datang dalam bentuk atasan yang kasar atau sebaliknya sedang mendapat pujian.

Semua itu dimaksudkan, agar kita berhati-hati dalam menerima datangnya kesempatan. Sehingga tidak timbul penyesalan di kemudian hari. Bukankah adanya penyesalan setelah berlalunya kesempatan ?

Mewujudkan Impian Menjadi Kenyataan impian 4

Membuat impian menjadi kenyataan bukan hal sulit. Caranya, abaikan pendapat salah yang melemahkan kehidupan. Kemudian, berpihaklah pada pendapat yang berpihak pada keberhasilan. Setelah itu, lakukan tindakan dengan segera bekerja, membangun mimpi untuk diwujudkan menjadi kenyataan.

Mimpi mempunyai dua makna. Yakni, mimpi yang menjadi pengindah tidur, kembangnya tidur, dan mimpi yang membesarkan kehidupan dalam proses sadar, disebut khayalan. Kedua mimpi itu memberi pemahaman berbeda. Namun dapat dijadikan kekuatan untuk membesarkan kebaikan dan mewujudkan sesuatu yang tidak mungkin, bisa menjadi mungkin.

Misalnya, jika ada orang yang bermimpi dapat ikan, lalu diterjemahkan oleh ahli tafsir mimpi membawa keberuntungan, maka lakukan dengan kesadaran untuk mewujudkan mimpi tersebut. Bisa saja dimulai sebagai pedagang ikan kecil-kecilan, yang nantinya berkembang sesuai dengan kemampuan lain yang akan dilakukan di kemudian hari.

Sedangkan khayalan, merupakan mimpi dalam proses kesadaran kita, untuk membangun kenyataan seindah mimpi. Hanya saja, kadang banyak orang kebablasan dengan selalu berkhayal tanpa disertai dengan tindakan.

Dalam hal ini, khayalan adalah tempat berangkat paling indah, namun juga sebagai tempat tinggal paling menyiksa. Untuk itu, khayalan bukan tempat yang dirancang untuk berlama-lama ditempati. Segeralah bertindak dan mulailah melakukan sesuatu yang membuat mimpi dapat diwujudkan.

Jangan Abaikan Kebaikan

Diantara mimpi dan kenyataan itu ada jeda yakni kegelisahan dan semangat, kebaikan dan keburukan, dan sebagainya. Namun, jeda kebaikan bisa membawa orang pada kesuksesan hidup. Maka, perlihatkan diri Anda untuk mudah diangkat. Karena orang yang kelihatan itu, menunggu kesempatan baik untuk diketemukan. Untuk itu, tampillah sebaik-baiknya diri, sehingga hadiah bagi kebaikan adalah kebaikan itu sendiri. Itulah indahnya sebuah kebaikan. Kalaupun tidak tahu cara memulainya, biarlah kebaikan yang akan mencarikan jalan.

Semua mimpi bisa menjadi kenyataan. Apapun mimpi Anda, yakinlah pada Tuhan yang mendekati orang yang melakukan kebaikan. Kalaupun ada hambatan, hal itu karena mendengar pendapat atau nasihat yang salah. Terlebih kita biasanya terlalu mengabaikan kebaikan.

Berhentilah mengabaikan pendapat ataupun nasihat negatif. Belajarlah untuk mendengar nasihat baik, karena disitulah ada semangat yang membantu langkah menuju kebaikan.

Dalam pelajaran hidup ini, kita perlu membongkar pelajaran yang salah. Lalu membangun kemampuan yang berpihak pada keberhasilan. Mengingat selama ini, kita terbiasa terlalu mendengar pendapat orang yang tidak berpihak pada keberhasilan.

Seringkali kebaikan-kebaikan yang kita perbuat akan membuka jalan untuk menuju mimpi. Kadang kita melihat orang lain yang tidak pandai dari diri kita tetapi pangkatnya lebih tinggi. Pangkat itu merupakan julukan manusia.di depan Tuhan disebut derajat. Sedangkan karir adalah jalannya kebaikan.

Untuk itu mintalah padaNya, agar anda diberi kesempatan dibalik ketidakmampuan atau ketidakmungkinan yang anda anggap sulit. Nyanyikanlah doa jika anda memiliki impian besar untuk membangun kemuliaan untuk orang banyak. Yakinlah dengan kekuatanNya, yang membesarkan sekecil-kecilnya orang dan sebesar-besarnya tugas.

Dengan demikian, bukan hal yang tidak mungkin orang kecil dapat mewujudkan impian besarnya. Karena Tuhan hanya minta kita berupaya, dan kekuatanNya yang akan membantu kita dari ketidakmungkinan.