Siklus Performa Burung


Siklus Performa Burung | Banyak para penghobi burung yang acapkali merasa jengkel karena burungnya “ngedrop” secara tiba-tiba. Padahal burung sudah dirawat dengan baik baik dari segi pakan, mandi dan penjemuran, maupun dalam pemberian pakan ekstra.

Ternyata belakangan baru diketahui penyebabnya. Ketika bulu dang jagoan mulai berguguran. Ternyata si burung mengalami kerontokan pada bulu alias sebagai bagian dari proses molting atau mabung. Pada saat seperti itu biasa disebut sebagai masa ngurak. 
Setelah menunggu sekian lama proses mabung, si burung masih tetap tidak pulih seperti sedia kala. Jangankan mengeluarkan kicauan-kicauan yang keluar secara beruntun, ngeplong pun bahkan tak mau. Sehingga kita sering pusing tujuh keliling apa sebenarnya yang salah ??

Ternyata, kasus seperti ini sering kali kita jumpai. Dan banyak juga diantara kita yang belum begitu paham tentang apa itu proses mabung. Dan jika proses mabung itu terjadi, kapan sang jagoan bisa ikut tampil lagi di arena lomba dan mendapatkan jasil yang maksimal ??

Kami memberikan sedikit panduan dan pengetahuan tentang apa yang disebut dengan proses mabung dan lain-lainnya yang terjadi pada burung jagoan anda.

Burung mengalami proses mabung rata-rata sekali dalam setahun. Terkadang ada juga yang lebih dari setahun belum mabung. Hal itu terjadi karena beberapa faktor seperti, suhu udara, cuaca, keadaan lingkungan sekitar dan bisa juga karena faktor makanan.
Berdasarkan siklus performa burung bisa anda pelajari seperti dibawah ini:
  • Molting Period (Masa Mabung)
Burung membutuhkan waktu sekitar 3,5 bulan lamanya untuk masa mabung. Seandainya terjadi kelainan pada burung tersebut, maka masa mabung bila memakan waktu lebih lama yaitu sekita 4 bulan.
Namun biasanya dalam kisaran waktu 3 hingga 4 bulan, masa mabung sudah selesai jika si burung kita rawat dan diperlakukan dengan baik dalam hal: mandi, penjemuran, dan porsi makan yang sesuai.
  • Ready For Contest Period (Periode Siap Tarung)
 
Setelah menjalani proses mabung, burung memasuki kondisi fisik dan stamina yang prima serta siap untuk diturunkan ke arena perlombaan maupun arena latihan. Masa-masa seperti ini kurang lebih memakan waktu 6 bulan lamanyan dimulai sejak umur mabung atau paling tidak 3,5 bulan setelah si burung mengalami rontok bulu (masa ngurak).

Pada masa ini adalah masa yang sangat cocok untuk diikutkan kedalam arena perlombaan. Dengan catatan si burung dalam keadaan sehat dan ditangani secara tepat dalam hal perawatan hariannya.
Dengan penanganan dan perawatan yang tepat tidaklah mengherankan bila kita sering melihat ada burung jawara yang selesai masa mabung mampu menyabet predikat jawara untuk yang kesekian kalinya.
  • Top Form Period (Kondisi Puncak)
Pada masa kondisi puncak biasanya dimulai pada bulan ke 6 hingga bulan ke 9 dari masa ngurak. Masa ini adalah masa yang paling tepat mengikut sertakan si burung dalam kontes. Selama 3 bulan ini si burung memiliki performance yang betul-betul mengagumkan.
  • Out of Form Before Molting Period (Periode Sebelum Mabung)
Ini adalah masa atau waktu si burung mengalami masa mabung yang ke dua kalinya. Biasanya terjadi pada bulan ke 10. Sebaiknya si burung jangan diikutkan kontes. Maka di istirahatkan saja. Jadi bila di total ada sekitar 6 bulan dimana burung dalam kondisi tidak vit. Yaitu 3 bulan persiapan masa mabung + 3 bulan masa mabung.
Namun kebanyakan pada masa 3 bulan persiapan mabung, banyak burung yang masih bisa menyabet gelar jawara. Dan biasanya so pemilik benar-benar mengistirahatkan si burung bila kondisi ngurak sudah mulai benar-benar terlihat.

Demikianlah sekelumit tentang masa atau periode pada burung. Semoga tulisan ini bisa memberi manfaat untuk kita semua.