Asosiasi Pendidikan Guru PAUD diluncurkan

 Asosiasi Pendidikan Guru PAUD diluncurkan
Ketua Umum Asosiasi Pendidikan Guru-Pendidikan Anak Usia Dini(APG-PAUD) Indonesia, Dr. Sofia Hartati, M.Si. (antaranews/Ruslan Burhani)

Asosiasi Pendidikan Guru - Pendidikan Anak Usia Dini (APG-PAUD) Indonesia diluncurkan di Aula Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Kamis oleh Ketua Umum APG-PAUD Indonesia Dr Sofia Hartati, M.Si.

Peluncuran APG-PAUD Indonesia ditandai seminar dan lokakarya nasional tentang pembelajaran sains untuk anak usia dini, kurikulum anak usia dini dan teori sociokultural, dan juga menghadirkan nara sumber Prof Marilyn Fleer dari Monash University (Australia) untuk materi pengembangan kurilum PAUD.

Sofia Hartati yang juga Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNJ menjelaskan, APG-PAUD Indonesia bertujuan meningkatkan profesionalitas dosen PG-PAUD di Indonesia.

"Rencana pembentukan asosiasi ini telah dimulai 2010 dengan mengadakan pertemuan para dosen di berbagai kampus yang memiliki jurusan PAUD di Indonesia," ujarnya.

Sofia mengatakan, jumlah anggota APG-PAUD diperkirakan mencapai 1.000 dosen dari 85 perguruan tinggi negeri/swasta yang memiliki jurusan PAD se-Indonesia.

Dia mengharapkan, keberadaan APG-PAUD menjadi mitra bagi pemerintah dan swasta dalam upaya meningkatkan pemerataan mutu pendidikan anak usia 0-6 tahun dan dalam merumuskan regulasi bagi pendidikan anak usia dini.

Selain itu, APG-PAUD diharapakan mampu mengembangkan model pendidikan dan kurikulum bagi PAUD, sehingga mampu mewujudkan anak usia yang berkarakter sesuai nilai dan budaya Indonesia.

Sofia menambahkan, UNJ mempelopori pendidrian APG-PAUD, karena untuk pertama kalinya FIP-UNJ memiliki program studi (jurusan) PAUD sejak tahun 1998.

APG-PAUD Indonesia akan membantu dan mengembangkan keilmuan anak khususnya pendidikan anak usia 0-6 tahun atau 0-8 tahun serta mendampingi pendidik PAUD seluruh Indonesia.(anataranews)