Cara Mengonsumsi Mi Instan dengan Cara yang Lebih Sehat

http://dangstars.blogspot.com/2014/10/mengonsumsi-mi-instan-dengan-cara-yang-lebih-sehat.html
Pecinta mi instan tidak disarankan untuk mencampurkan mi dengan nasi.
Nasi merupakan karbohidrat yang menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia, sampai-sampai muncul sebuah jargon "Tidak makan namanya, bila tidak makan nasi". Masyarakat Indonesia sangat bergantung pada nasi dan bila tidak ada nasi, karbohidrat lain yang dijadikan pengganti adalah mi instan.

Lucunya, makan mi instan saja tidaklah lengkap bila tidak ditambah dengan nasi. Alasannya, supaya semakin kenyang. Padahal nasi dan mi instan sama-sama karbohidrat yang mengandung banyak kalori. Perpaduan ini bisa meningkatkan indeks gula dalam darah, yang bisa menyebabkan terjadinya diabetes.

Tingginya kalori mi instan dan nasi akan membuat tubuh lebih mudah gemuk. Oleh karena itu, pecinta mi instan tidak disarankan untuk mencampurkan mie dengan nasi. Akan lebih baik jika mie instan dicampur dengan sayuran ataupun telur.

Mie instan memang sangat identik dengan kepraktisan. Selain itu, rasa bumbu di dalamnya juga begitu gurih dan nikmat. Jarang sekali ada orang yang tidak menyukai mie instan. Sayangnya, mie instan mengandung kadar garam yang tinggi. Orang-orang yang memiliki diabetes, hipertensi, dan kegemukan tidak disarankan untuk mengkonsumsi mie instan. Bagi anda pecinta mi instan, sebaiknya intensitas mengkonsumsi mie instan dikurangi demi kesehatan anda. Berikut beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mengkonsumsi mie instan dengan cara sehat:


Mie instan tidak boleh dikonsumsi terlalu sering. Boleh-boleh saja anda mengkonsumsinya, tapi jangan jadikan itu sebagai rutinitas. Cobalah untuk mengkonsumsi mie instan hanya satu kali dalam seminggu. Bila anda sedang tidak berselera dengan makanan sehat, jangan coba beralih pada mie instan apalagi sampai menjadikannya makanan pokok.


Agar tetap sehat, anda bisa menambahkan beberapa sayuran ke dalam rebusan mie, seperti bayam, sawi, tauge, wortel, ataupun tomat. Bila perlu tambahkan telur untuk menambah protein dalam sajian mie instan anda. Dengan menambahkan sayuran, mie instan akan lebih sehat dibanding mi instan berbumbu saja.


Mengkonsumsi mie instan bersama air rebusannya memang enak, apalagi melihat warna air rebusan yang senada dengan warna mie. Namun hal ini tidak boleh anda lakukan terus-menerus karena bahan kimia yang sudah terlarut dalam air rebusan mie bisa menimbulkan bahaya bagi kulit dan wajah. Kulit akan menjadi kering dan penuaan dini pun tidak bisa terhindarkan. Jika anda ingin mie instan berkuah, sebaiknya gunakan air yang baru saja.


Saat sedang memasak mie, jangan pernah campurkan mie ke dalam air rebusan. Bumbu mie instan memiliki kandungan berbahaya dan akan semakin berbahaya bila bercampur dengan air bersuhu tinggi. Untuk mengurangi bahaya ini, sebaiknya bumbu dicampurkan dengan mie saat mi instan telah diangkat dari dalam air rebusan. Bukankah pada kemasan mie instan telah dicantumkan cara pencampuran bumbu dengan mie? Mie instan juga tidak harus disajikan bersama bumbu. Untuk membuatnya gurih, anda bisa mengganti bumbu dengan garam.

Meskipun mie instan disajikan denga cara yang lebih sehat, bukan berarti anda bisa mengkonsumsinya secara rutin. Mie instan mengandung banyak pengawet dan kandungan garam yang tinggi. Oleh karena itu, tidak disarankan untuk mengkonsumsi mie instan lebih dari dua kali dalam seminggu.

Mengonsumsi Mi Instan dengan Cara yang Lebih Sehat (viva)