Hari Lahir Asep Sunandar Sunarya ke 61 Di Google Doodle

Hari Lahir Asep Sunandar Sunarya ke 61 Di Google Doodle
Dan Inilah Biografi ki dalang Asep Sunandar Sunarya
Nama asli dari ki dalang adalah Asep Sunandar Sunarya yang lahir pada 3 September 1955 adalah seorang putra ke-7 dari 13 bersaudara putera-puteri ayahanda sang dalang legendaris yakni Abah Sunarya dan istrinya bernama Ibu Cucun Jubaedah. 

Abah Sunarya adalah yang mempunyai sekaligus pendiri pertama Perkumpulan Seni Wayang Golek Giri Harja. Selain ki dalang Asep Sunandar Sunarya, anak dari Abah Sunarya lainnya yang memang berprofesi sama sebagai dalang adalah Ade Kosasih Sunarya, Iden Subasrana Sunarya, Ugan Sunagar Sunarya, Agus Muharam dan Imik Sunarya.

Berikut ini adalah ke-13 anak abah Sunarya.

1. Suherman Sunarya
2. Ade Kosasih Sunarya
3.Miktarsih Sunarya
4. Otah Saodah Sunarya
5. Ilis Sunarya
6. Nanih Sunarya
7. Asep Sunandar Sunarya (Sukana)
8.Imas Sunarya
9. Iden Subrasana Sunarya
10. Nunuk Sunarya
11. Permanik Sunarya
12. Ugan Sunagar Sunarya
13. Agus Sunarya


Berikut ini adalah profil dari ki asep sunandar sunarya.


Alamat Giri Harja RT 01/01 Kel. Jelekong Kec. Baleendah Kab. Bandung

1962 – 1968 : =SD Cangkring
1968 – 1971 = SMP Pasigaran
1975 – sekarang= dalam kurun waktu setahun minimal mengadakan 120 kali pertunjukan, malah dari 1976 sampai 1987 pernah mengisi pertunjukan wayang golek selama 6 bulan berturut-turut.
1978 : Juara Pinilih I Binojakrama se-Jawa Barat.
1982 : Juara Pinilih I Binojakrama se-Jawa Barat.
1984 – 2001: Mendirikan Yayasan Pedalangan Giri Harja.
1985 : Juara Umum Binojakrama se-Jawa Barat.
1989 : Mengadakan muhibah ke Amerika dalam rangka pementasan wayang golek.
1992 : Mengikuti Festival Wayang (Teater Boneka) di Perancis.
1993 : Menjadi Dosen Kehormatan di Institut International de La Marionnette di Charleville Perancis.
1994 : Keliling Eropa dalam rangka pementasan wayang golek.
1994 – 2004 : Mengisi program acara “Asep Show” di Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) setiap bulan Ramadhan.
2001 : Muhibah ka Inggris dalam rangka pementasan wayang golek di 12 kota bersama Asian Music Circuit (AMC).
2005 : Mengisi program acara Pementasan Wayang Golek setiap malam Minggu di Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) sebanyak 36 episode.

dalam setiap shownya atau melaksanakan tugasnya sebagai dalang selalu banyak oran yang rela datang dari jauh anya untuk menyaksikan pertunjukan wayang goleknya, semua akan bersorak soray ketika tokoh dalam wayangnya yaitu si cepot keluar dan memberikan beberapa aksi di dalam ceritanya. maka tidak heran jika pada saat ini pertnjukan wayang yang memang menjadi jati diri orang sunda tidak pernah hilang dan akan selalu melekat. meskipun kini ki Asep sunandar sunarya sudah di ambil oleh yang maha kuasa , semoga saja kegiatan wayang golek terus berlanjut dengan adanya generasi generasi baru dalam dunia perwayangan ini.