Karyawan Harus Punya Martabat

Karyawan Harus Punya Martabat
Kesuksesan muncul dari hasil kerja sama tim dan jaringan yang baik. Adapun sebuah tim dan jaringan yang baik hanya tercipta ketika ada kepercayaan.

Chief Executive Officer Kompas Gramedia Agung Adiprasetyo mengungkapkan hal itu saat membagikan pengalaman dan pengetahuannya dengan tema ”Menjadi Penerobos” di Universitas Sanata Dharma (USD), Yogyakarta, Rabu (29/1/2014). Hadir Rektor USD Paulus Wiryono Priyotamtama dan para dosen.

Menurut Agung, rasa saling percaya menjadi salah satu penentu keefektifan sebuah tim dan jaringan. Meski demikian, kepercayaan tersebut tidak muncul sekonyong-konyong, tetapi memerlukan integritas yang dibangun dalam waktu panjang.

”Kepercayaan tidak muncul begitu saja. Kepercayaan memerlukan integritas, harus dibangun, dan butuh waktu. Kepercayaan ditunjukkan dengan adanya niat dan hasil,” ujarnya.

Karena itulah, dalam konteks hubungan antara pemilik perusahaan dan karyawan, Agung melalui bukunya Memetik Matahari yang diterbitkan Penerbit Buku Kompas mengatakan, karyawan harus punya martabat dengan cara memiliki nilai lebih bagi perusahaannya. Agar memiliki nilai lebih, seorang karyawan harus memberikan kontribusi baik bagi perusahaan.

”Ketika kontribusinya cukup baik, otomatis kesejahteraan atau kenaikan gaji pasti akan didapat tanpa perlu meminta-minta. Namun, jika perusahaan tak memedulikan dan abai terhadap apa yang kita capai, pergi saja dari perusahaan itu! Untuk karyawan dengan pencapaian tinggi dan kontribusi bagus, pasti perusahaan (lain) yang bersedia meminang,” ujarnya.

Untuk bisa memberi kontribusi lebih, seseorang harus berani membuat terobosan. Caranya adalah dengan berani mencoba, mengenali kekuatan pribadi, mencari pola, meningkatkan keterampilan, memakai ukuran keberhasilan, dan mengubah kelemahan menjadi keunggulan.

Berkaca dari buku Memetik Matahari karya Agung, dosen Fakultas Ekonomi USD, Ike Janita Dewi, menarik benang merah kesimpulan bahwa sikap mengubah segalanya. ”Yang paling penting untuk meraih kesuksesan adalah sikap, sikap, dan sikap. Di dalam sikap ini termuat keuletan, kegigihan, pantang menyerah, berkomitmen, dan tidak perhitungan,” katanya.
Sumber: KOMPAS CETAK