Jenis dan Proses Vulkanisir Ban


http://dangstars.blogspot.com/2014/07/jenis-dan-proses-vulkanisir-ban.html
Disela waktu yang senggang ini mari kita bahas Jenis dan Proses Vulkanisir Ban  
Seperti yang kita ketahui bahwa Vulkanisir atau bahasa luarnya  RETREADING, adalah proses ulang terhadap ban itu sendiri yang sudah gundul tentunya yang bertujuan untuk menambah umur ban yang telah digunakan. Proses ini dilakukan dengan cara melapisi kembali ban yang telah aus digunakan dengan telapak baru (precured).

Seperti yang telah kita ketahui 70% nilai dari sebuah ban berada di CASING dan hanya 30% berada di TREAD. Dan saat digunakan hanya bagian yang 30% ini saja yang habis terpakai, sehingga seandainya pemilik kendaraan tidak melakukan Vulkanisir ,berarti perusahaan telah melakukan pemborosan sebesar 70% dari harga ban ersebut. 

Kuncinya adalah merawat ban dengan mengikuti standard sehingga ban tersebut dapat  diproses vulkanisir sampai dengan 4-5 kali.

Mengapa ban perlu di vulkanisir ?

Dengan melakukan vulkanisir ban, casing ban yang telah digunakan dapat dipakai kembali hingga berulang kali sehingga menunda pembuangan sampah ban ke lingkungan dan membantu menciptakan lingkungan yang lebih baik .

Ban yang telah melalui proses vulkanisir memiliki kekuatan yang sama dengan ban yang baru, yang penting Anda tepat untuk memproses ban vulkanisir terhadap Pabrik vulkanisir tentunya yang sudah menggunakan peralatan dan mesin vulkanir modern.

Ban apa saja yang dapat di vulkanisir ?

Hampir semua ban karet yang diciptakan oleh manusia dapat di vulkanisir kembali, seperti: ban mobil, ban truk, ban pesawat terbang, ban forklift, dan ban dengan karet mati. (tidak memiliki ban dalam) Semua ban tadi dapat divulkanisir dengan syarat bahwa ban tersebut masih memiliki kondisi casing yang layak dan tidak habis masa pakainya .

jenis vulkanisir ada 2 macam :

1. Proses Vulkanisir Panas atau Mold Cure 

Pada proses ini Casing ban yang telah dibersihkan ditempel dengan Karet Compound (karet dalam bentuk setengah jadi, belum memiliki Pattern) kemudian dimasukkan ke dalam mesin cetakan (Mold). Ban yang sudah ditempel dengan Karet Compound tadi di Press ke Mold melalui tekanan dari dalam ban dengan temperatur dan waktu tertentu hingga Karet Compound tadi menjadi matang dan mengeras dan membentuk pattern yang sesuai dengan pattern yang terdapat pada cetakannya (Mold).

Lengkap lihat Videonya Klik Disini

2. Proses Vulkanisir Dingin atau Pre Cure 
Pada proses ini Casing ban yang telah dibersihkan ditempel dengan Tread Rubber (karet jadi, dan sudah memiliki pattern) dengan bantuan Cushion Gum. Ban tersebut kemudian diisi dengan ban dalam dan dibungkus dengan Envelope kemudian dimasukkan ke dalam Chamber pemanas. 

Ban kemudian di Press dua arah yaitu dari dalam dengan bantuan Ban Dalam dan dari luar dengan menggunakan Envelope dan juga dipanaskan dengan Chamber. Akibat dari tekanan dan panas tersebut Cushion Gum yang berada diantara Casing dan Tread Rubber mengalami vulkanisasi dan menyatukan semua elemen tadi (casing, gum, tread) menjadi satu.

Lengkap Video Klik Disini


Proses vulkanisir

Secara umum proses Vulkanisir dibagi menjadi beberapa tahap:

1.Inspection (Proses Panas dan Dingin)
adalah tahap pemeriksaan fisik ban, disini ban diperiksa keadaannya dari lubang, sobek, retak, dan sebagainya. Apabila ban tersebut dinilai layak maka ban tersebut akan maju ke tahap berikutnya.


2.Buffing (Proses Panas dan Dingin)
atau dikenal dengan proses pemarutan bertujuan untuk menghilangkan tapak yang sudah aus

dan membuat permukaan ban agar rata dan simetris. Sehingga Casing tersebut nantinya dapat ditempeli dengan Karet Compound atau Cushion Gum dan Tread Rubber.

3.Kniving (Proses Panas dan Dingin)
adalah pembersihan terhadap luka yang tidak dapat terjangkau   melalui proses Buffing. Disini benang yang keluar dari ban bekas buffing dihilangkan, selain itu lobang dan kotoran yang tidak dapat dijangkau oleh mesin Buffer dibersihkan

4.Repair (Proses Panas dan Dingin)
di tahap ini semua cacat pada Casing diperbaiki, lubang pada Casing dibersihkan kemudian ditembel dengan Filling (Cushion Gum), cekungan/kawah diratakan juga menggunakan Filling, sedangkan lubang dan kawah dengan diameter besar ditembel dari dalam dengan Tyre Patch.

http://dangstars.blogspot.com/2014/06/divisi-lem-ban-vulkanisir-cementing.html

5.Cementing (Proses Panas dan Dingin)
adalah proses pemberian cairan Cement ke seluruh permukaan ban, cairan ini berfugsi sebagai lem untuk menempelkan Cushion Gum ke Casing.

http://dangstars.blogspot.com/2014/06/divisi-pemasangan-karet-vulkanisir-building.html

6.Building : Pemasangan karet
Panas : Building adalah proses penempelan Karet Compound dengan Casing, disini Casing ban yang telah diberi oleh cairan Cement ditempel langsung dengan Karet Compound untuk dapat diproses
lebih lanjut.

Dingin: Building adalah proses penempelan Cushion Gum dan Tread Rubber dengan Casing, disini Casing ban yang telah diberi oleh cairan Cement dilapisi dengan Cushion gum terlebih dahulu, setelah itu baru ditempel dengan Tread Rubber dengan bantuan mesin Builder.

http://dangstars.blogspot.com/2014/06/divisi-pemasangan-envelope-vulkanisir.html
7.Envelope (Proses Dingin)
adalah proses pembungkusan ban yang hendak divulkanisir dengan bungkus khusus untuk memastikan agar Casing ban yang telah diprose/Building dapat ditempel menjadi satu dengan baik.

http://1.bp.blogspot.com/-3Dt82KYsf3M/UG7hlkF2tLI/AAAAAAAAG_Q/gbynVleGgKc/s1600/Bongkar-Velg-Vulkanisir.jpg

8.Rim and Flange (Proses Panas dan Dingin)
adalah proses pemasangan ban dalam dan marset ke dalam Ban yang hendak divulkanisir yang kemudian ditutup dengan pelek khusus. Tujuannya adalah untuk dapat memasukkan tekanan angin ke dalam ban saat dimasak di dalam cetakan (Mold) atau Chamber.

http://1.bp.blogspot.com/-RRmn-vH1MPM/UG7aIdJLp6I/AAAAAAAAG8o/uftum9QG_mA/s1600/Curing-Masak-Dingin.jpg


9.Curing (Proses Panas dan Dingin)
Panas : 
Saat proses Curing, Ban yang sudah ditempel dengan Karet Compound tadi di Press ke Mold melalui tekanan dari dalam ban dengan temperatur 140C selama waktu tertentu hingga Karet Compound tadi menjadi matang dan mengeras dan membentuk pattern yang sesuai dengan pattern yang terdapat pada cetakannya (Mold).

Dingin:
Saat proses Curing, ban di Press dua arah yaitu dari dalam dengan bantuan Ban Dalam dan dari luar dengan menggunakan Envelope dan juga dipanaskan dengan temperatur 110C didalam Chamber selama 160 menit. Akibat dari tekanan dan panas tersebut Cushion Gum yang berada diantara Casing dan Tread Rubber mengalami vulkanisasi dan menyatukan semua elemen tadi (casing, gum, tread) menjadi satu.

http://dangstars.blogspot.com/2014/06/divisi-qc-final-inspection-vulkanisir.html
10.Final Inspection (Proses Panas dan Dingin)
bertujuan untuk memastikan bahwa ban yang telah selesai diproses dapat dipertanggung jawabkan dan memenuhi Industry Quality Standard sebelum diserahkan kembali ke konsumen.

Demikian dan Salam Vulkanisir.