Vitamin D pengaruhi kejantanan pria

http://dangstars.blogspot.com/2014/11/vitamin-d-pengaruhi-kejantanan-pria.html
Jangan terlalu memusuhi matahari. Studi menunjukkan, kekurangan vitamin yang berasal dari paparan sinar matahari bisa menyebabkan acara berintim-intim dengan pasangan di tempat tidur bisa cepat selesai.

Para peneliti dari Italia menemukan, kekurangan vitamin D dapat menyebabkan kekerasan penis berkurang. Tentu kondisi tersebut bisa menjadi momok yang menakutkan bagi kaum pria.

Ketika peneliti menguji 143 orang dengan berbagai tingkat disfungsi ereksi, mereka menemukan bahwa hampir setengah responden itu kekurangan vitamin D. Hanya satu dari lima orang yang memiliki kadar vitamin optimal .

Bukan hanya itu, laki-laki dengan kasus impotensi yang parah ternyata kadar vitamin D-nya sekitar 24 persen lebih rendah dibandingkan dengan pria yang gangguan ereksinya tergolong ringan.

Menurut peneliti, Alessandra Barassi, kekurangan vitamin D dapat memacu produksi radikal bebas yang disebut ion superoksida. Radikal bebas tersebut menguras oksida nitrat, molekul yang membantu pembuluh darah Anda berfungsi dengan baik. Hasilnya: penis mengalami disfungsi ereksi.

"Nitrat oksida menyebabkan pembuluh darah lebih relaks dan meningkatkan aliran darah sehingga ereksi dalam keadaan normal," kata Larry Lipshultz, MD, seorang penasihat Urologi Kesehatan.

Jika jumlah asam nitrat yang diperlukan kurang pembuluh darah menjadi kaku sehingga sulit terjadi ereksi.

Memang ada banyak penyebab gangguan ereksi, beberapa penyakit yang berkaitan dengan pembuluh darah seperti diabetes atau obesitas juga bisa menyebabkan penis kehilangan kemampuannya untuk ereksi.

Namun tak ada salahnya juga untuk memeriksa kadar vitamin D dalam darah. Untuk pasien disfungsi ereksi skala rendah, mulailah cukupi kebutuhan vitamin D dengan cara mendapat paparan sinar matahari atau suplemen vitamin.