Beberapa zona sensitif pria yang perlu Anda jelajahi

Selain wanita, pria juga memiliki area sensitif tersendiri. Sentuhan pada titik rangsang yang tepat akan mendorong hasrat pasangan menjadi lebih bergelora.

Momen bercinta akan kurang sempurna jika si dia kurang bergairah. Agar suami lebih 'liar' di ranjang, Anda perlu merangsangnya.


- F-Spot

F-spot atau lebih tepatnya dikenal sebagai frenulum. Pada dasarnya ini adalah kulit tipis yang terletak antara bawah penis hingga sebelum anus. Karena penuh jaringan saraf, area ini sangat sensitif terhadap sentuhan. Itulah sebabnya mengapa membelai F-spot dengan ujung jari akan membuatnya lebih terangsang.

- Leher

Salah satu zona sensitif seksual yakni leher. Leher terhubung dengan tulang selangka yang akan memicu rangsangan. Hal ini karena kulit tipis pada leher dan ada banyak jaringan lemak di bawahnya. Mencium atau membelai area ini akan meningkatkan rangsangan.

- Telinga

Daerah ini seringkali diabaikan. Namun Anda perlu tahu jika telinga juga merupakan zona sensitif pria. Fokus pada punggung luar lobus telinga, area ketegasan tulang rawan. Anda dapat menggigit ringan atau menciumnya, kemudian lanjutkan dengan sensasi panas dan lidah basah Anda untuk menaklukkan suami.

- Belakang lutut

Karena kurangnya rambut di belakang lutut, zona ini sensitif terhadap sentuhan. Namun tak semua pria senang dirangsang di area ini, terutama mereka yang tidak tahan geli.

- Kulit kepala dan dahi

Permainan kepala adalah cara yang tepat untuk merangsang si dia. Kulit kepala dan area rambut dipenuhi saraf reseptor. Cobalah untuk memijat lembut kulit kepalanya. Cara ini tidak hanya akan meredakan ketegangan dan stres, tapi juga akan membangkitkan gairahnya pada saat bersamaan. (Ningtriasih/Venusbuzz/metrotvnews)
Mencium leher akan merangsang pria (Foto:Getty Images)