Mengenal Kode Tulisan Ban Mobil

 


Arti Kode Ban Mobil dan Cara Bacanya yang Benar


Kamu mungkin sering melihat kode ban mobil yang terletak di sisi pinggir ban berupa cetakan timbul.Rangkaian angka dan huruf tersebut memiliki arti penting, mulai dari jenis, ukuran, hingga anjuran batas kecepatan dan beban maksimum ban mobil.

Lewat kode tersebut pemilik kendaraan bisa mendapatkan petunjuk penting mengenai kondisi ban mobilnya. Memahami arti kode ban mobil juga bisa membantu kamu ketika akan ganti ban mobil, agar tidak salah memilih ban dan tetap nyaman digunakan saat berkendara.


Lantas apa sebenarnya arti dari kode pada ban mobil yang selama ini terlihat jelas timbul di bagian permukaan ban dan bagaimana cara membaca ban mobil? Simak dalam artikel berikut ini, ya. 


Cara Membaca Kode Ban Mobil

Setelah kamu memahami letak kode mobil, langkah selanjutnya adalah memahami arti kode pada ban mobil tersebut. Sebagai contoh, berikut adalah cara baca kode ban mobil dengan rangkaian nomor dan huruf P 205/65 R 15 94 H seperti yang tertera di bawah gambar ini. Ada juga cara membaca kode produksi ban.


Tipe mobil (P)

Huruf P yang terdapat pada awal kode menandakan tipe ban yang diperuntukkan bagi kendaraan penumpang. P sendiri memiliki makna Passenger, yang artinya ban tersebut tepat digunakan untuk mengangkut penumpang atau mobil sehari-hari yang selama ini banyak digunakan.

Meski begitu, banyak produsen ban mobil penumpang yang tidak menyertakan kode huruf ban mobil ini. Jika ada huruf “P” di dinding samping sebelum deretan angka, itu berarti “mobil penumpang”. ini mengacu pada metode ukuran ban Amerika yang disebut P-metrik.


Selain “P” ada pula kode huruf lain seperti ST, LT, dan T. Khusus untuk T yang bermakna temporary, ban mobil ini adalah ban cadangan dan tidak disarankan digunakan dalam kurun waktu lama.  


Berikut tabel kode ban mobil berdasarkan peruntukan kendaraannya. 

Kode huruf

Arti kode ban

P

Passenger

ST

Special Trailer

LT

Light Truck

T

Temporary

Lebar tapak ban satuan milimeter (205)

Selanjutnya ada angka 205, angka tersebut merupakan kode ukuran ban mobil yang menunjukkan lebar tapak ban dalam satuan milimeter dan disarankan untuk digunakan oleh kendaraan yang bersangkutan saat dipasangkan pada pelek.

Menilik cara baca lebar ban mobil di atas, tandanya mobil yang bersangkutan harus menggunakan ban yang memiliki lebar 205 milimeter. Tentu ukuran tersebut bervariasi, ada yang memiliki ukuran lebih besar misal 205 milimeter, dan seterusnya.


Dari semua arti kode angka pada ban mobil, ini adalah angka terpenting yang perlu dipahami karena memberi tahu kamu seberapa besar sebuah ban. 

Rasio tinggi ban satuan milimeter (65)

Jika sebelumnya ada satuan lebar, kali ini ada satuan tinggi dari angka yang muncul setelah garis miring. Angka 65 menunjukkan jika besarnya ukuran tinggi ban ditentukan berdasarkan rasio dari angka lebar sebelumnya.

Lebih jelas, Jika angka 205 merupakan ukuran lebar dari ban mobil, maka angka 65 menunjukkan tinggi ban 65 persen dari lebarnya, yang berarti 65 persen x 205 milimeter sama dengan 133,2 millimeter.


Cara perhitungan tersebut sama jika rasio menunjukkan angka berbeda, misal 75 berarti 75 persen, dan seterusnya.


Jenis konstruksi ban (R)

Setelah angka 70, akan muncul kode R yang kembali dipisahkan oleh garis miring. Kode R tersebut merupakan kode tipe konstruksi pada ban yang bersangkutan. 

R menunjukkan konstruksi pada ban menggunakan lapisan Radial yang umum bagi ban kendaraan penumpang dan banyak digunakan sehari-hari. Selain R, terdapat juga tipe lain seperti tipe bias atau diagonal, serta tipe RFT atau Run Flat Tire/Tyre.


Secara umum, konstruksi ban terbagi menjadi dua yakni radial dan bias yang dibedakan berdasarkan bentuk jalinan benang yang mengkonstruksinya. Perbedaan ini berpengaruh pada performa dan tipe kendaraan yang cocok untuk dipakaikan ban pada kedua tipe tersebut. 

Diameter velg mobil (15)

Kode ban mobil R umumnya diikuti dengan angka seperti 14 atau 15. Angka tersebut menentukan besar diameter velg mobil yang akan dipasangkan ban. Jika pada mobil tertentu memiliki velg berukuran 15 inci maka harus memakai ban ukuran ring 15.

Ada juga R14 yang berarti ban tertentu hanya bisa terpasang pada velg mobil yang memiliki ukuran 14 inci. Umumnya, ukuran ban mobil tersedia dengan diameter mulai dari 12 inci hingga 22 inci.

Kemampuan menahan beban (94)

Masuk ke bagian yang paling penting dan banyak jenisnya, kode angka 94 menunjukkan beban maksimum yang dapat ditopang pada ban mobil tertentu. Beban maksimum ini ditunjukkan dengan angka puluhan di belakang ukuran diameter ban.

Berdasarkan ketentuan, angka 94 menunjukkan bahwa mobil yang dipasangi ban dengan kode tersebut mampu menahan total beban penumpang seberat 670 kg.


Sama halnya seperti bagian lain, kode satu ini juga memiliki ketentuan yang bervariasi, di mana semakin besar angkanya maka semakin besar pula beban penumpang atau bawaan yang mampu diangkut dari setiap mobil.


Untuk lebih jelas, berikut daftar kode ukuran ban mobil yang menunjukkan kemampuan menahan beban pada masing-masing ban yang digunakan.

Tabel kode ban mobil untuk indeks beban








Indeks Beban

Beban maksimal

Indeks Beban

Beban maksimal

Indeks Beban

Beban maksimal

Indeks Beban

Beban maksimal

60

250 kg

80

450 kg

100

800 kg

120

1,400 kg

61

257 kg

81

462 kg

101

825 kg

121

1,450 kg

62

265 kg

82

475 kg

102

850 kg

122

1,500 kg

63

272 kg

83

487 kg

103

875 kg

123

1,550 kg

64

280 kg

84

500 kg

104

900 kg

124

1,600 kg

65

290 kg

85

515 kg

105

925 kg

125

1,650 kg

66

300 kg

86

530 kg

106

950 kg

126

1,700 kg

67

307 kg

87

545 kg

107

975 kg

127

1,750 kg

68

315 kg

88

560 kg

108

1,000 kg

128

1,800 kg

69

325 kg

89

580 kg

109

1,030 kg

129

1,850 kg

70

335 kg

90

600 kg

110

1,060 kg

130

1,900 kg

71

345 kg

91

615 kg

111

1,090 kg

131

1,950 kg

72

355 kg

92

630 kg

112

1,120 kg

132

2,000 kg

73

365 kg

93

650 kg

113

1,150 kg

133

2,065 kg

74

375 kg

94

670 kg

114

1,180 kg

134

2,125 kg

75

387 kg

95

690 kg

115

1,215 kg

135

2,185 kg

76

400 kg

96

710 kg

116

1,250 kg

136

2,245 kg

77

412 kg

97

730 kg

117

1,285 kg

137

2,305 kg

78

425 kg

98

750 kg

118

1,320 kg

138

2,365 kg

79

437 kg

99

775 kg

119

1,360 kg

139

2,435 kg

Kode kecepatan ban mobil (H)

Sampai pada kode terakhir, yaitu satu huruf yang menunjukkan batas kecepatan mobil yang dapat dicapai saat menggunakan ban tertentu. Karena pada kode ban mobil di atas kodenya berupa huruf H, maka kecepatan maksimal yang dapat dicapai saat menggunakan ban tersebut ada di angka 210 kilometer per jam (km/jam).

Sama seperti sebelumnya, ketentuan berbeda juga berlaku untuk tingkatan kode yang terdapat pada masing-masing ban. Berikut tabel kode ban mobil 

Tabel ban mobil untuk indeks kecepatan
Kode huruf Kecepatan maksimal
160 km/jam
S180 km/jam
T190 km/jam
U200 km/jam
H210 km/jam
V240 km/jam
W270 km/jam
300 km/jam
Z240 km/jam

Jika ditarik kesimpulan, maka arti dari kode ban  maka arti dari kode ban mobil P 205/65 R 15 94 H adalah pemilik kendaraan menggunakan ban berjenis penumpang yang memiliki lebar tapak sebesar 205 milimeter dengan rasio panjang ban sebesar 65 persen atau setinggi 133,2 millimeter, dengan konstruksi ban berjenis radial yang sudah sesuai dan velg berdiameter 15 inci.

Ban tersebut juga sangat disarankan untuk tidak melebihi kapasitas total beban maksimal 670 kg dan batas kecepatan maksimal 210 km/jam.

Kode tread wear indicator untuk melihat kualitas ban

Selain cara-cara di atas, kamu juga dapat mengetahui kapan sebaiknya mengganti ban mobil dengan melihat tread wear indicator (TWI) atau indikator pemakaian tapak ban. 


Indikator TWI berupa segitiga di sisi ban dan tonjolan persegi di antara bunga atau alur ban mobil. Fungsinya adalah untuk mengetahui apakah ban sudah terlalu tergerus oleh aspal atau belum. 

Jadi, aturannya sederhana, bila kedua indikator tersebut sudah rata dengan kembang ban mobil, maka itulah saatnya mengganti ban mobil kamu. 





Kode Produksi Ban Mobil


Ban mobil, seperti halnya produk lainnya memiliki kadaluarsanya, loh. Ban yang sudah kadaluarsa, akan berubah sifat fisiknya seperti kompon ban yang mengeras dan muncul keretakan di dinding-dinding ban. Karena itu, penting untuk kamu memahami cara mengetahui kode ban mobil terkait dengan tanggal pembuatan ban.

Menurut informasi yang dikutip dari Carro.id, umumnya produsen mobil menentukan usia maksimal penggunaan ban selama 5 hingga 6 tahun. Dengan mengetahui kode produksi ban mobil, kamu jadi tahu berapa lama ban mobil harus segera diganti. 


Lalu, bagaimana melihat kode pembuatan ban mobil atau kode produksi ban mobil? Kode tahun produksi dapat kamu temukan pada deretan kode DOT, letaknya di bawah kode ukuran dan spesifikasi yang sebelumnya kita bahas.

DOT adalah singkatan dari Department of Transportation yang mengacu kepada departemen transportasi di Amerika Serikat. Perhatikan kode produksi ban pada gambar di atas, di sana tertulis angka 4020. Cara membaca kode tahun pembuatan ban mobilnya adalah sebagai berikut: 

  • Dua digit pertama (40) adalah minggu ban tersebut diproduksi (week)
  • Sementara dua digit setelahnya (20) adalah kode tahun ban mobil (year). 

Jadi kode produksi ban mobil 4020 berarti ban tersebut diproduksi di minggu ke 40 tahun 2020. Memahami kode tanggal pembuatan ban mobil sangat penting, khususnya bagi kamu yang hendak membeli ban mobil bekas.

Pastikan kamu tidak memilih ban mobil yang tahun produksinya sudah terlampau jauh, ya. 

Tips Memilih Ban Mobil

Memilih ban mobil yang tepat sangat penting untuk kenyamanan dan keselamatan berkendara kamu. Setelah kamu memahami bagaimana cara membaca kode pada ban mobil di atas, saatnya kamu mengetahui bagaimana cara memilih ban mobil yang tepat. 

Berikut beberapa hal yang penting kamu pertimbangkan saat membeli ban mobil. 

1. Pilih jenis ban sesuai dengan tipe

Penting agar kamu memilih ban mobil yang memang sesuai dengan tipe mobil kamu. Misalnya, kamu ingin mencari ban untuk mobil SUV yang kerap dipakai untuk menyusuri medan berat, ban jenis Mud Terrain (M/T) mungkin dapat dipertimbangkan. 

Selain Mud Terrain (M/T) ada pula jenis All-Terrain (A/T) yang bisa kamu pertimbangkan untuk mobil SUV karena jenis ban ini lebih fleksibel untuk segala medan. Kalau kamu tak mau repot, lebih baik samakan saja dengan ban asli pabrikannya. 

2. Perhatikan ukuran ban 

Sebelum membeli ban, sangat penting untuk memahami ukuran ban mobil yang sesuai dengan kendaraan kamu. Ukuran ban berpengaruh ke banyak, loh. Mulai dari arah lampu utama, ketinggian mobil hingga tingkat akselerasinya. 


Untuk membaca ukuran ban, kamu dapat mengikuti petunjuk pada awal pembahasan di atas, ya. 

3. Pertimbangkan speed rating 

Speed rating penting kamu pertimbangkan sebelum membeli ban mobil karena berhubungan dengan keselamatan. Idealnya, kamu tidak mengemudikan mobil melebihi dari batas atau toleransi ban mobil. 

4. Gunakan ban dari merek yang sama 

Mungkin hal ini terkesan tidak penting, tetapi sebenarnya perlu untuk dipahami. Dengan menggunakan ban mobil yang sama untuk setiap sisi mobil, kamu memperkecil adanya perbedaan detail dari tiap ban mobil. 

Meskipun sangat kecil, perbedaan detail pada ban mobil dapat berakibat signifikan seperti laju kendaraan yang tidak stabil. Kamu dapat mempertimbangkan beberapa merek ban mobil bagus seperti Bridgestone, Michelin, Dunlop, dan GT Radial.

5. Motif ban mobil yang cocok 

Memilih pola atau motif ban mobil juga sangat penting. Direkomendasikan untuk menggunakan ban mobil dengan pola tapak V karena punya daya gesek lebih tinggi dengan permukaan jalan. 

Saat dikendarai di jalanan basah, pola tapak V juga cukup tangguh melibas medan tanpa khawatir adanya risiko tergelincir. Ban mobil dengan pola V dapat mempertahankan posisinya dan membuat kendaraan tetap berjalan dengan seimbang. 

Kapan Ban Mobil Harus Diganti?

Mengapa usia ban penting untuk diperhatikan? Seperti yang kita tahu, ban dibuat dari banyak bahan organik dan alami. Seperti bahan organik lainnya, senyawa karet dalam ban akan terdegradasi seiring waktu. 

Paparan terhadap oksidasi lingkungan, sinar matahari, cuaca, dan lain sebagainya, berkontribusi pada degradasi bahan yang memengaruhi kualitas ban kamu. Berapa lama umur pemakaian ban mobil?

Sebenarnya, produsen ban mobil memberikan batas maksimum usia ban hingga 10 tahun dari tanggal produksi. Setelah digunakan selama 5 tahun, kamu perlu melakukan pengecekan secara berkala untuk memastikan performanya. 

Sebagai upaya preventif, kamu dapat mengganti ban mobil setelah 3 tahun atau telah menempuh jarak 40.000 km. Beberapa mobil mungkin lebih sering digunakan dalam jarak yang jauh sehingga menggunakan ukuran kilometer bisa lebih tepat. 

Selain itu, kamu dapat menggunakan tanda-tanda di bawah ini untuk mengetahui apakah ban mobil sudah saatnya diganti: 

  • Ketebalan tapak ban telah melewati batas TWI.
  • Ban mulai gundul di bagian tengah.
  • Ada benjolan yang muncul pada salah satu sisi. 
  • Ban mobil mulai retak-retak.
  • Kembang ban yang mulai terangkat (biasanya dialami oleh mobil yang sering melewati jalanan rusak)




Admin tidak bertanggung jawab atas semua isi komentar ,Mohon dipahami semua isi komentar dengan bijak