Jomblo Pangkal Kere, Menikah Pangkal Kaya


Sebelum membaca, artikel ini sifatnya hanya saran dari pandangan Akang aja, lalu artikel ini juga lebih ingin membuktikan bahwa menikah itu sangat terkait dengan dunia keuangan

Pernah memperhatiin gak, kenapa banyakan orang sudah jomblo, kere lagi.. tapi mereka yang nikah rata - rata lebih mapan kan ? yuk kita kupas masalah ini..(maaf kalo Anda jomblo tapi mapan)

Secara konsep pengelola keuangan adalah bagaimana membuat perencanaan untuk pemenuhan kebutuhan hidup kita dengan uang sebagai indikatornya

Hanya saja, banyak asumsi di masyarakat menjadikan uang justru sebagai sebuah obyek pengelolaan, padahal uang hanya sebuah indikator, bukan penentu hasil. berhasil atau tidaknya agan mengelola keuangan adalah bukan uang Anda tidak habis, tetapi kebutuhan hidup Anda terpenuhi seluruhnya.

Ini adalah tulisan pertama mengenai "financial logic", atau secara harfiah bisa diartikan logika keuangan. secara per bab, logika ini akan dijadikan sebuah sudut pandang untuk membedah sebuah permasalahan pemenuhan kebutuhan hidup melalui sudut pandang optimis pastinya..so this is my logic.

Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang patut (menikah) dari hamba- hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS. An Nuur [24]:32).


Tips, sebuah financial logic biar bisa dapet duit,seperti biasa ini bukan teori atau motivasi doank, tapi lakukan...

Pada dasarnya semua ajaran agama mengajarkan umat manusia untuk menikah, kebetulan Akang islam makanya ambil petikan dari ayat al-quran. banyak orang yang selalu beranggapan ayat2 suci, wejangan - wejangan orang dulu hanya sekedar mitos, padahal di setiap ayat dan wejangan itu selalu terdapat pesan yang arif dan sangat masuk akal jika mau kita pahami. tapi kita hanya bahas menikah dan keuangan sajah yah... yuk belajar sejarah dulu


1. pada awalnya menikah merupakan sebuah upacara sakral yang dilakukan untuk mempersatukan dua insan manusia untuk kelangsungan hidup umat manusia dengan bereproduksi.

2. dalam perkembangannya menikah identik dengan membentuk sebuah team, pada masyarakat berburu meramu dengan menikah maka pria memiliki team untuk memasak dan menjaga rumah. pada masyarakat yang lebih maju menikah lebih identik untuk pemenuhan kebutuhan hidup.

3. pada masa romawi menikah pada kalangan atas menjadi sebuah bentuk pengikatan kekuasaan, bisa juga menjadi upaya untuk menjaga kemurnian ras yang akhirnya menjaga harta tetap pada garis keturunan yang sama

4. di beberapa daerah di benua afrika hingga saat ini menikah lebih kepada faktor ekonomi biasanya perempuan memiliki tanah dan pria memilki ternak. sehingga dengan menikah mereka mampu menyatukan sumber daya mereka

5. pada awal terbentuknya negara amerika, bahkan alasan seorang tuan tanah menikah adalah untuk mendapatkan tenaga kerja di kebunnya, sehingga saat itu seorang tuan tanah bisa memiliki hingga 13 istri

6. baru pada abad 18, muncul dengan yang disebut dengan romantisme, cinta menjadi alasan baru untuk menikah, hingga sekarang. tapi gak akan kita bahas karena ini nanti kita belajar tentang sejarah cinta..hehehe


jika kita kaji melalui sejarah, sebetulnya fungsi utama menikah adalah menyatukan sumber daya dari pihak perempuan dan pria untuk pemenuhan kebutuhan hidup mereka, tapi kenapa sekarang banyak orang blm menikah karena alasan kurang uang ? gak ada modalah, lah kan dengan menikah makanya kita bisa jadi punya modal. banyak orang takut ketika nanti menikah, mau dikasih makan apa istrinya ? karena Akang muslim, pegangan nya cuman ayat al-quran, dan ALLAH menjamin kok rezeki umatnya yang menikah..   
Nah lupakan lagi soal kepercayaan.. tapi ini beberapa logika yang bisa agan cermati beserta tips untuk memiliki modal dengan menikah..



1. seperti yang sudah dibahas dalam sejarah menikah, dengan menikah kita menyatukan sumber daya yang kita miliki, sehingga jika kita awalnya hanya punya 1, kita bisa jadi punya 2

2. menikah itu menghemat keuangan. seks adalah kebutuhan setiap orang, mereka yang tidak memiliki istri bisa menghabiskan ratusan juta hanya untuk seks, tapi coba klo dah nikah, mau sehari 3x juga tetep gratis kan..hehehe

3. love is about trust. menikah adalah soal kepercayaan, mereka yang menunggu ada modal dulu untuk menikah biasanya malah batal nikah, atau mereka yang mendapatkan istri ketika mapan, biasanya gampang cerai, karena istri hanya melihat harta. tapi mereka yang berkomitmen menikah walaupun secara financial tidak ada, justru inilah pasangan yang bertahan lama, karena menikah melatih kita untuk melakukan team work bagaimana menjaga keuangan dan juga menghasilkan uang secara bersama- sama

4. menikah memberikan kita patner bisnis terbaik, kita hanya perlu saling percaya dan menyatukan tujuan bersama

Itu 4 hal, kenapa menikah bisa memberikan rezeki berlimpah, tapi secara aktual ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menjadikan menikah ini sebagai modal keuangan, bukan beban, bagaimanapun tulisan ini didedikasikan untuk Anda-Anda di luar sana yang masih kedinginan dan sendiri di dalam kejombloan dan kemiskinan, semoga dengan cara ini kita bisa kaya bersama - sama ..hehehehe bercanda Bro,

Pertanyaan, apakah Anda termaksud orang yang mana ?

1. Menunda menikah karena belum punya modal ?
2. Beranggapan punya rumah dulu baru menikah ?

Selamat, Anda baru saja menunda -nunda kesempatan untuk kaya

Kenapa ?

1. menikah itu yang penting akad, bukan resepsi. banyak orang menikah memperhitungkan gengsi, sebuah paradigma di masyarakat yang bahkan suka bergunjing jika pernikahan itu terlihat kurang modal, tp peduli amat lah kan pada akhirnya kita sendiri yang menjalankan hidup

2. KPR sebetulnya adalah kredit bantuan untuk keluarga di indonesia untuk bisa memiliki rumah, jadi dengan menikah agan bisa lebih mudah memiliki rumah. karena syarat kredit rumah adalah berumur 22 tahun minimal atau sudah menikah

3. Dalam bank dikenal istilah join income, jdi kalau gaji kita cuman 3 juta kemungkinan besar, bank menolak pinjaman kita, tapi kalau kita nikah dan istri punya gaji 3 juta juga, bank akan melihat pendapatkan kita menjadi 6 juta, sehingga kita jadi bisa dpt pinjeman buat beli rumah di kisaran 200 jutaan, lumayan lah.

4. dengan menikah, bank melihat kita bisa lebih bertanggung jawab, dan orang menikah akan lebih giat cari uang daripada bujangan, makanya kredit juga lebih mudah.

5. Dengan menikah, kita bisa punya 2 status. pegawai itu biasanya lebih gampang dapat kredit tapi platfondnya kecil, sedangkan pengusaha biasanya persyaratan sulit, tapi kalau cair jatuhnya lebih besar. hal ini tentu tidak bisa dilakukan sendiri

Terakhir, tapi bukan yg paling akhir, agan bisa melakukan cara - cara dibawah ini untuk bisa membeli rumah pertama setelah menjadi pengantin baru.

A ingin menikah dengan C, tapi mereka berhitung bahwa biaya untuk menikah sangat besar, belum lagi mereka juga bingung harus tinggal dimana, untunglah A bertemu dengan ujang ado, dan menjadi gila karenanya

A dan C memiliki tabungan bersama sebesar 50 juta, ini masih kurang untuk biaya menikah menurut mereka, apalagi untuk punya rumah. karena mereka telah bersepakat walaupun badai menerjang, mereka akan hidup bersama maka mereka pun membuang uang mereka dengan hanya melangsungkan akad nikah dan mengundang keluarga dan menghabiskan 30 juta, sementara tinggal di rumah mertua, A mencari rumah dengan harga murah untuk dibeli.. 

What ? 
Nikah ajah susah apalagih ini beli rumah ? 
berbekal keyakinan bahwa beli rumah itu gak butuh duit besar, A gigih mencari rumah dengan budget 500 juta, karena dia memiliki gaji 5 juta, dan istrinya memiliki gaji 5 juta juga, sehingga mereka memiliki join income hingga 10 juta. singkat cerita A mendapatkan rumah sebesar seharga 500 juta, hanya dengan 300 juta, karena si pemilik sangat bu, A pun memberikan 5 juta kepada pemilik rumah sebagai pengikat dan mengajukan pinjaman sebesar 600 juta kepada bank. ternyata bank hanya memberikan 450 juta kepada A. A mengambil pinjaman tersebut dan membayar 300 jt kepada pemilik , 30 juta untuk pajak dll, sisa uang 120 juta, A menyisihkan 54 juta untuk cicilan rumah 1 tahun, dan sisa uang digunakan untuk resepsi di rumah baru mereka secara sederhana. A dan C pun hidup bahagia selamanya di rumah kecil mereka.

Mungkin banyak yang akan mencibir ilustrasi cerita di atas, tapi ketika Anda berdebat disini soal mungkin dan tidak mungkin dengan logika Anda masing - masing, di luar sana ada orang yang langsung bertindak dan berhasil..  

Jadi apakah Anda akan terus berdebat dengan logika Anda sendiri ? 
atau 
Anda  mau terbuka dan melakukan tindakan kecil untuk mewujudkan mimpi Anda ?

"tidak ada pemimpi yang terlalu kecil, dan tidak ada mimpi yang terlalu besar".Turbo

Salam Vulkanisir