Hindari Jenis Huruf Ini Saat Menulis CV

Anda tak asing lagi dengan langkah pertama dalam melamar pekerjaan pastinya. Yaitu menulis curriculum vitae (CV) dan kemudian mengirimkannya kepada perusahaan yang dituju. 

Akan tetapi, menulis CV bukanlah hal yang mudah dilakukan, sebab Anda harus membuat tampilan CV semenarik mungkin hingga bisa meyakinkan perusahaan yang akan merekrut Anda.

Bloomberg Business melakukan survei tentang jenis huruf atau font yang membuat CV terlihat paling meyakinkan ketika melamar sebuah pekerjaan dan yang sebaiknya tidak digunakan dalam penulisan CV. Setidaknya, ini bisa menjadi sarana yang dapat membantu Anda tampil lebih profesional melalui CV.

Pertama, hindari menulis format CV dengan menggunakan jenis huruf Times New Roman. Kebanyakan orang sudah merasa otomatis menggunakan jenis huruf ini, namun Times New Roman sudah bukan merupakan jenis huruf terbaik yang dapat digunakan. Meskipun demikian, masih ada orang yang merasa tidak ada masalah dengan jenis huruf ini.

"Saya tidak terlalu suka jenis huruf Times New Roman. Font ini memberi pesan bahwa Anda tidak banyak melakukan pemikiran ketika memilih jenis huruf. Ibaratnya seperti mengenakan celana olahraga," ujar Brian Hoff, direktur kreatif Brian Hoff Design.

Sebaliknya, Hoff menyarankan untuk menggunakan jenis huruf Helvetica dalam segala keperluan profesional Anda. Lagipula, jenis huruf ini menjadi favorit bagi banyak kalangan profesional. "Helvetica tidaklah rumit, tidak bergantung pada satu arah. Selain itu, Helvetica mengesankan profesional, kejujuran, dan terkesan ringan," ungkap Hoff.

Bagi Anda yang ingin menampilkan kesan profesional dan ingin memuat semua pengalaman profesional Anda dalam satu halaman, ada baiknya Anda menggunakan jenis huruf Garamond dalam penulisan CV Anda. "Garamond terbaca dan memudahkan mata saat melihat meski berukuran agak kecil. Jenis huruf ini lebih mudah dalam hal memuat semua prestasi Anda pada satu halaman," jelas Matt Luckhurst, direktur kreatif Collins, biro konsultan brand yang berlokasi di San Francisco, Amerika Serikat.

Untuk Anda yang akan atau sudah berkecimpung di industri kreatif, misalnya fashion, ada baiknya Anda menggunakan jenis huruf yang menegaskan karakter kreatif Anda, seperti Didot. "Didot merupakan jenis huruf yang tinggi, indah, dan sedikit feminin. Rasanya seperti mengenakan gaun hitam saat bertandang ke sebuah pesta," imbuh Luckhurst.


Tentu saja, Comic Sans. Jenis huruf ini merupakan jenis huruf yang digemari kebanyakan siswa sekolah. Menurut Hoff, hindari penggunaan jenis huruf ini agar tidak dipandang kekanakan dan tidak profesional.

Sumber: http://news.health.com/2015/04/29/best-and-worst-resume-fonts/